RSS

Arsip Tag: pilkada

Ketika Angin Tidak Bisa di Baca : sebuah catatan Pilkada

Saat masyarakat terhimpit oleh beban ekonomi yang kian lama kian berat merekapun limbung ketika mereka memilih pemimpin baru di daerah mereka. Seakan terpengaruh Badai Agatha mereka berputar-putar berubah-rubah arah dengan cepat, membuat para calon pemimpin dibuat terheran-heran. Dan hasil akhirpun kadang mencengangkan!

Ketika Calon pemimpin begitu royal di saat kampanye,  merekapun bertanya-tanya uang dari mana? Begitu banyak menghabiskan uang ntar kalo terpilih apa ngga balas dendam mengeruk kekayaan sebanyak-banyaknya untuk kepentingan pribadi?

Ketika  dalam debat calon pemimpin, si calon begitu berkilau dengan visi misinya yang hebat, saat ditanya finalist begitu pandai menjawab dengan jawaban politis dan taktis. Masyarakat malah mencibir, hebatnya cuma ngomong doang, paling juga janji gombal belaka, kalo terpilih mana ingat dengan janji-janji manisnya?

Ketika si calon pemimpin hanya bermodal stiker sama poster doang, mereka membuang kedua benda itu, kami tidak butuh stiker atau poster. Kami butuh uang. Kalo ngga ada uang ngga usah mencalonkan diri. Lucunya Kadang mereka menerima beberapa amplop sekaligus tapi tidak memilih si pemberi amplop. Aneh bukan padahal diawal tadi saya sebutkan ketika si calon begitu royal masyarakat curiga, tidak royal dipandang sebelah mata. Apa mau mereka, susah dimengerti?

Yang pasti di era otonomi daerah ini, walau bagaimanapun putra daerahlah yang diagung-agungkan. Isu ini memang paling topserotop untuk mematikan langkah para calon lain “Yang Non Putra Daerah” walaupun dia menggandeng artis atau bintang top sebagai pasangannya. Kayaknya para calon pemimpin daerah yang ingin maju memperebutkan scudetto kursi sang pemimpin daerah jangan nekad mencalonkan diri di daerah tetangga.

Itulah masyarakat kita yang masih seperti angin, kadang bertiup ke utara, ke timur, ke tenggara, ke barat, ke selatan. Angin memang tak dapat dibaca.

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 4, 2010 in note of the day

 

Tag: , , , ,

Uang pun bertebaran dimana-mana

Hari ini Pilkada di daerahku, Pemilihan gubernur, bupati dan walikota serentak!!! Walaupun hujan suhu terasa begitu panas! Dan bukan rahasia umum lagi uangpun bertebangan dimana-mana. Sasaran utamanya rakyat miskin. Miskin harta, miskin ilmu. Dari omongan di warung malah ada yang bilang ngapain susah-susah ngitung lembar suara satu persatu,  Tinggal tulis siapa pemenangnya, yg lainnya masukin kotak, Wow! Semoga itu hanya wacana “nyeleneh” doang, kalo sampai begitu, ngapain dong aku milih kalo nantinya suara kita tidak dihitung? Mending golput aja! Aku ingin walaupun pilihanku menang atau kalah tidak jadi masalah , yg penting suara ku dihitung dan semuanya sportif. Seperti pertandingan bola hasil akhir tak jadi masalah siapapun pemenangnya, yg perting pertandingan berjalan fair play. Semoga saja hari pencoboblosan berlangsung fair, tertib, aman, dan terkendali. Semoga pemimpin terbaik yang terpilih bukan hanya seorang pemimpin yang hanya baik saat “kampanye” doang, setelah terpilih mendadak amnesia dengan segala janji-janjinya. Pemimpin yang amanah dan berpihak pada rakyat. Semoga.

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 2, 2010 in note of the day

 

Tag: