RSS

Arsip Tag: film

SERIAL : HEARTBEAT

Pada awalnya aku agak pesimis dengan serial ini mengingat sudah banyak serial berlatar dunia ke dokteran. Apalagi melihat spoilernya tak seheboh the Catch. Pertama nonton tanpa expectasi berlebihan akhirnya aku seoalah terperangkap dengan pesona Mellisa George yang berperan sebagai Dr. Alex Pantierre ahli bedah jantung yang pemberani. Kadang keberaniannya itu bertentangan dengan Boss perempuannya yang lebih mengkedepankan prosedur dan imej perusahaan. Aku baru menonton 2 episode awal serial ini tapi dua cerita awal serial ini tentang seorang kekasih yang mengorbankan jantungnya untuk kekasihnya dan pemisahan kembar siam sangat menyentuh untuk ditonton.

Tidak hanya cerita tentang pasien-pasien dokter Alex saja, kehidupan pribadi Alex juga menarik, hubungan yang kurang harmonis dengan bossnya hingga cinta segitiga, antara cinta pertamannya sekaligus mentornya waktu masih dokter magang Dr.Shane (Don Hany) dengan kekasihnya sekarang Dr.Harrison (Dave Annable) membumbui serial ini, ditambah sebagai single parent dengan salah satu anaknya agak bermasalah membuat serial ini semakin menarik.

Aku pikir serial ini akan jadi salah satu serial favoritku setiap malam Jum’at jam 9 malam di Starworld. Berikut cuplikan serial ini dari youtube.

 

 

 

 

 

 

 

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Maret 25, 2016 in movies of my life, Uncategorized

 

Tag: , , ,

THE RIOT CLUB

Mendengar judul filmnya kebayang tentang kerusuhan deh, entah kerusuhan bola, etnis,agama,atau politis. Tapi ini tidak ada hubungannya dengan kerusuhan yang melibatkan banyak manusia, hanya sekelompok mahasiswa “elit” (Bapaknya orang kaya, terpandang, bangsawan yang kuliah di Oxford.

Aku tertarik menonton film ini karena mengambil tempat di Inggris, aku memang memiliki ketertarikan lebih pada Negara Pangeran William ini, apalagi melihat segerombolan cowok ganteng berbaju parlente sedang makan malam bersama di restaurant fine dining bercakap-cakap dengan Brit accent yang kental.

Tapi makin kesini-kesini segala keindahan itu terkelupas satu persatu dengan tingkah bobrok mereka,dari mabuk-mabukkan, mengisap heroin, menyewa PSK, melecehkan pacar salah satu anggota mereka, membuat tamu restauran yang lain pulang sebelum makanan utama disediakan, dan puncaknya mereka melakukan vandalisme pada ruang restaurant itu untuk kesenangan. Akhirnya pemilik restaurant itu tidak tahan juga,malang nasibnya ia malah dikeroyok hingga sekarat, untung salah seorang anggota Club ini yang masih punya nurani menelpon ambulance dan mengatakan ada yang terluka karena dipukuli

Anggota Club inipun geger, terancam dipenjara dan tentu saja dikeluarkan dari Oxford, merekapun mencari kambing hitam dengan imbalan mereka akan memberi ganti rugi dan segalanya pada sikambing hitam. Akhirnya film ditutup dengan si kambing hitam yang dikeluarkandari sekolah dan terancam dipenjara bertemu dengan ayahnya yang kaya raya, Ayahnya menyerahkan kartu nama seorang pengacara kondang, si anak bilang mungkin ini sebuah kesalahan, si ayah bilang “Kita tidak pernah salah.”

Film yang penuh ironi, membuat kita tertawa pedih, berbagai monolog yang diucapkan si pemimpin club sambil berdiri diatas meja dengan arogannya melemparkan sumpah serapah pada golongan kelas menengah ke bawah.

Ketika sang pemilik restauran protes, banyak pengunjung restaurannya pulang sebelum waktunya tanpa bayar karena merasa terganggu dengan keributan yang mereka buat, mereka bilang akan membayar semua makanan yang ditinggalkan tamu, tapi si pemilik restaurant bilang,”Ini bukan masalah uang, mereka pelanggan saya bertahun-tahun.”

Banyak dialog-dialog yang membuatku tertegun bahkan percakapan PSK dengan salah satu anggota tergantengpun begitu menarik, karena walaupun ia seorang PSK dia punya harga diri. Dan bagaimana marahnya seorang pacar saat teman-temannya melecehkan dirinya, sang pacar tidak bisa berbuat apa-apa rasanya pengen tempeleng cowok-cowok manja itu bolak-balik.

Sudahlah daripada baper nih kukasih bonus poster

movies-the-riot-club-poster

The Riot Club Film keluaran tahun 2014Tanggal rilis 19 September 2014 , Sutradaranya Lone Scherfig, Skenario Laura Wade, pemainnya Sam Claffin, Max Iron, Douglas Booth dan lain-lain.

 Cowok-cowok songong kurang kerjaan, mending ngumpulin dana buat korban asap atau jadi guru di desa terpencil gitu kan jelas! Kayaknya cocok nih hukuman bagi mereka madamin api di Kalimantan sama sumatera.

the-riot-club-lacklustre-bland-at-times-saved-only-by-its-talented-young-cast-2847351411076322466_wps_10_DOUGLAS_BOOTH_SAM_CLAFLINgambar courtesy of google

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 29, 2015 in movies of my life, Uncategorized

 

Tag: , , , , ,

KETIKA ZOMBIE JATUH CINTA : FILM WARM BODIES

warm-bodies

Perusahaan Summit mungkin ingin meneruskan kesuksesan mereka ketika mengangkat Novel Pop karangan Stephany Meyer ke layar lebar serial twilight, makanya mereka tergiur untuk memfilmkan hubungan romantis (lagi) hantu dan manusia. Kalau Twilight cinta segitiga Vampire ganteng, serigala jadi-jadian berotot, dengan seorang manusia Bella Swan. Di 2013 ini Summit menelurkan film Warm Bodies yang satu genre dengan Twilight, horor romantis.

Kali ini yang diangkat kisah cinta seorang Zombie bernama R dengan seorang wanita bernama Julie. Seperti juga Twilight Warm Bodies ini diadaptasi dari Novel karangan Isaac Marion. R si zombie kesepian, sejak virus zombie melanda Amerika R lupa masa lalunya sebelum menjadi zombie dia berkelana di Bandara yang dipenuhi zombie-zombie dan tinggal di sebuah pesawat yang parkir. Jangan berpikir R mengerikan seperti Zombie kebanyakan, dia malah nampak lebih ganteng dari manusia (teteup), yaaa…..seperti rocker gitulah zaman bedak putih, lipstik gelap dan pake eyeliner dan eyeshadow item tebel. Sementara serombongan anak muda ditugaskan membasmi zombie-zombie termasuk sepasang kekasih Julie dan Perry.

Saat anak-anak itu menyerbu laboratarium mereka diserang zombie – zombie yang salah satunya si R,. R menyerang Ferry dan memakan otaknya, teman – teman Julie berhasil melarikan diri tinggal ia sendiri yang terjebak di antara sekumpulan Zombie , dan hanya tinggal ia dan zombie R mendadak R mengurungkan niatnya memakan julie karena habis memakan otak kekasihnya Julie, R merasakan apa yg kekasih Julie rasakan …..he…..he…

Singkat kata antara julie danR terjalin cinta tak biasa, disini terjadi banyak kelucuan apalagi sebagai Zombie R agak kesulitan berbicara, namun Julie ingin kembali ke tempat dimana sekumpulan manusia yang tidak terinfeksi virus zombie tinggal, mereka berpisah,setelah terpisah mereka saling merindukan, apalagi R beberapa kali telah menyelamatkan nyawa Julie, lucunya setelah merasakan cinta R merasakan dia perlahan lahan sembuh dan merasa jadi manusia lagi maka iapun menemui Julie dan membuktikan dia sudah sembuh kepada ketua kelompok manusia yang notabene Ayahnya Julie yang sangat bernafsu membasmi Zombie, dapatkah R membuktikan kesembuhannya sekaligus memenangkan cinta Julie, silakan tonton senfdiri filmnya. ..he…he…dan kalian akan terkejut barangkali Teresa Palmer pemeran Julie ini barangkali saking ngefansnya sama Kristen Stewart , make up,gaya berpakaian,sampai gerak gerik dan cara bicaranya dimirip miripin Bella Swan.

Menurut aku film ini nanggung ngga horror,ngga komedi, romantisnya juga ngga dapet dapet amat dan sukses membuatku ketiduran ditengah tengah film, tapi cukuplah bagi yang bingung bawa pacar ke bioskop mau nonton apa.
warm-bodies

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 15, 2013 in movies of my life, Uncategorized

 

Tag: , , , , ,

CITY HUNTER

Drama korea kayaknya tidak ada matinya dan masih beracun bagi remaja putri dan ibu-ibu muda. Setelah lama absen dari dunia melodrama Korea yang mengharu biru aku kembali terpeleset ke lembah panggung sandiwara yang dipenuhi “pretty boy” dan gadis-gadis langsing ala Shinee dan Wonder Girls.

Dari sekian nama aktor Korea, yang nancep banget dihati cuma ada beberapa, salah satunya si Jangkung dengan lesung pipit menggemaskan

Ya…Ya…ngga usah dibahas photo-photo si oppa yang bikin jawdropping dan mimisan itu, kali ini aku mau bahas serial terbaru dari “Our beib” ini, City Hunter. Serial ini jadi heboh bukan hanya pemainnya Lee Min Ho namun gosip yang beredar kalau ada cinlok antara lee Min Ho dan Park Min Young yang memerankan Kim Nana dalam serial ini, namun asrama eh asmara ini berkat doa kita sekalian bubar byar cuma 6 bulan saja. catet 6 bulan saja! (tersenyum licik), sudahlah Park Min Young…you are too young saingan sama kita-kita 😀

Dari posternya saja kayaknya serial ini bukan drama Korea biasa, bakal ada bak-bik-buk dan dar der dor! Kayaknya kita harus merelakan Min Ho kebaret-baret, lebam-lebam, kebanting, ketempeleng, ketinju, ketembak! Kita akan disuguhi Lee Min Ho yang berbeda lebih garang walau tetap menggemaskan.

Cerita berputar pembalasan dendam Lee Yoon Sung (Lee Min Ho) yang menuntut balas akan kematian ayahnya, anggota militer elit yang tewas dibunuh pasukan negaranya sendiri oleh lima tentara elit lainnya yang kelak jadi politisi dan pengusaha kelas atas di Korea. Satu-satunya anggota elit yang selamat dari pembunuhan itu hanya Lee jin Pyo. Lee Jin Pyo melarikan diri ke segita emas dan sukses jadi penguasa disitu,menculik Lee Yoon Sung sejak bayi dan dididiknya dengan militer super keras untuk membalaskan dendam atas kematian ayahnya, setelah dewasa Yoon Sung sekolah di MIT, sepulangnya dari Amerika bekerja di Blue House istana ke Presidenan dimana Kim Nana (Park Min Young) bekerja sebagai pengawal Blue House. Hubungan mereka berkembang diantara intrik pembalasan dendam Yoon Sun pada kelima politisi dan pengusaha yang diantaranya ingin mencalonkan diri jadi presiden dan dikawal Kim Nana dalam kampanyenya. Berbeda dengan ayah angkatnya Lee Jin Pyo yang ingin membunuh kelimanya, Yoon Sung memilih cara anti kekerasan dengan menguak kebusukan politisi itu dan menyerahkannya pada Jaksa Kim Young Joo (Lee Joon Hyuk)yang ternyata salah satu dari lima politisi itu adalah ayah kandung Jaksa Kim.

Konflik kian memanas kala Yoon Sun didera dilema saat harus memutuskan untuk terus mencintai Kim Nana atau nyawa gadis itu akan terancam. Silahkan menikmati episode demi episode City Hunter yang sekarang sedang tayang di Indosiar. Aku salut dengan penulis skenario film ini menggambarkan kebusukan politisi yang ternyata di Korea juga ada, dan cara Yoon Sun menjebak mereka untuk mengakui kesalahannya dan tentu saja adegan action yang bikin Lee Min Ho semakin ehem…aja.

Tidak Mungkin drama korea minus romance dan adegan mesra yang bikin cewek-cewek teriak aaaaaak…..:)
Seperti biasa lee Min Ho selalu jadi cowok (yg pas banget) acuh-acuh butuh unyu-unyu manja….xixixixi..Weekend sudah didepan mata, siapin camilan yang banyak siap-siap mantengin City hunter dan Lee Min Ho dengan “Kissable lips”nya itu Ups! 😀

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 2, 2012 in movies of my life

 

Tag: , , , ,

TWILIGHT VS ECLIPSE

Barusan nonton Eclipse, kayaknya ngga akan segila aku pas nonton Twilight pertama kalinya. Dan menurutku tetap saja Twilight lebih bagus dibanding Eclipse.

1. Ceritanya, dalam Twilight aku suka ceritanya menarik dan simpel seorang Bella Swan yg rada kuper harus pindah ke Fork bertemu dengan Edward  Cullen jatuh cinta, akhirnya Bella tahu kalo Edward itu Vampire tapi mereka seolah tak dapat dipisahkan. Sedang Eclipse  ceritanya udah mulai rumit cinta segitiga Jacob, Bella, sama edward. Victoria dan pasukan vampire barunya, Jacob dengan gerombolan srigalanya, trus geng volturi ini ikutan ngeramein ini film padahal ngga penting-penting amat…he…he…

2. Adegan film Twilight itu bagus meramu keindahan dan romantisme dan love scenenya baru! Aku suka banget waktu Bella digendong ama Edward trus loncat dari pohon ke pohon, adegan kissing yang grogi gimana…aku suka banget waktu Edward  bilang “Don’t move”…adegan Edward menunjukkan dirinya vampire sambil buka kancing kemejanya dan memperlihatkan dadanya yang berkilauan, adegan mereka rebahan di meadow sambil saling memandang dibawah sinar matahari…itu keren banget! Yang paling top tentu saja dansa prom di gazebo….it was an amazing love scene! Sedang di Eclipse walaupun ada adegan kissing di meadow tapi itu udah ada di Twilight (walaupun ngga kissing…he…he…) trus kissing di tempat tidur itu juga ada di twilight…kok love scene ngga ada yang baru gitu. Yang agak aneh si Bella sekarang lebih bitchy dibanding Bella dulu…he…he..aneh aja kok si Edward santai aja liat Bella ciuman sama Jacob. Trus Jacob kok mau-maunya dimain-mainin sama si Bella emang ngga ada cewek lain gitu (aku maksudnya…he…he…) cuma adegan mesra Alice dan Jasper yang bikin kita bilang…Oooo so sweet….

3. Ungkapan di film Twilight itu berkesan banget bagiku, “kayak when the lion meet tha lamb.”, atau “You are  such a drug to me, a special brand of herroine…”I don’t have any strenght when I stay away from you aw….aw….sedang di Eclipse dari awal yang aku tangkap si Edward cuma bilang “Marry me…please marry me…” Apa ngga ada kata-kata yang ampuh yang bikin cewek klepek-klepek dubrak untuk ngelamar cewek?

4. Soundtrack Twilight punya sederet lagu keren dari Paramore hingga Muse ingat Supermassive black hole yang pas banget ngiringin mereka main softball di air terjun, atau Bella Lullaby yang dimainkan Edward pake piano, Claire de la Lune saat Edward ngajak bella dansa di kamarnya, dan lagu romantis  flightless bird and American Mouth yang mengiringi mereka dansa di prom. Sedang di Eclipse, ngga ada lagu yang berkesan kayaknya…he…he…

5. Tokoh-tokohnya di Twilight Edward kereeeeeeeeen abiiiiiiz, rambutnya itu loh jambul-jambul gimana, apalagi matanya yang suka berubah-ubah itu, what an amazing stare. Kayaknya mudaaaa banget, aku terkesima kayak Bella waktu liat Edward pertama kali di kantin yang pake baju item itu….huaaaah, kayak aku liat Kang nunu (Keanu Reeves di film Point Break) pertama kali. Trus cara Edward mandang Bella di Lab, ….gimana ngga klepek-klepek ileran. Sedang di Eclipse, biasa aja aku ngga suka cara dia ngomong bibirnya dikulum-kulum gitu….bikin illfil, dan wajah dan rambutnya kok ngga sekeren dulu yaa…mungkin udah kebanyakan beredar kale! Sedang Jacob aku lebih suka Jacob sekarang lebih macho dengan rambut pendek dan ngga pake baju…he…he…dibanding dulu udah gondrong ngga jelas bajunya numpuk-numpuk gitu kayak gembel. Si Bella sih teteup cantik tapi sekarang dibuat tua-an. Aku heran si Kellan Lutz rambutnya ngga salah nih dicat item?

Kesimpulannya bagi aku Twilight jauuuuuh lebih romantis dan keren di banding Eclipse. Kalo disuruh nonton Twilight lagi aku mau…dan aku yakin banget ngga bosen…he…he…kalo Eclipse sekali sudah cukup kali ngga nahan antrinya…Ya sudahlah seperti film berseri lainnya, yang pertama bisasanya lebih berkesan. Bagaimana menurut anda?

 
25 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 14, 2010 in movies of my life, Uncategorized

 

Tag: ,