RSS

Arsip Tag: curhat

BREAK DOWN THE BOUNDRIES

Seperti salah masuk WC, kamar, rumah, lingkungan, mata-mata itu menatap aneh, heran.

“Elo siapa?”

“Ngga level!”

“Ngga salah masuk nih?”

“Apa sih yang kamu miliki?”

“Ngaca dong?”

“Ngga tau diri?”

kurang lebih begitu diterjemahkan tatapan-tatapan itu. Kadang kita tersesat atau ingin ngeblend ditengah-tengah komunitas yang mereka  pikir berbeda atau derajat dan levelnya tidak setara dengan mereka, entah itu kekayaan, kepintaraan, lifestyle, kecantikan,  visi, bahkan ideologi, kadang walau seimanpun masih berkelompok-kelompok dan merasa derajat keimanannya lebih tinggi dibandingkan yang lain.

aku cinta blogku ini karena aku dapat bergaul dengan leluasa tanpa memandang ras, suku, agama, tingkat pendidikan, kekayaan, kelompok, hingga umur sekalipun! Kalian ngga tau kan kalo aku itu secantik dan sesexy megan Fox, kalo tau kalian bakal minder atau sirik temenan ama aku. kalian juga ngga tau juga kan kalo aku sering shopping bareng ama Paris Hilton dan ngafe sama Victoria Beckam? Atau sebaliknya kalian kan ngga tau kalo aku itu si mbak yang suka diam-diam maninin latop majikanku buat ngeblog? atau cewek kurus, tinggi, item, keriting dan jelek disebelah kalian barusan adalah aku?

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada November 8, 2010 in think tank, Uncategorized

 

Tag:

INISIASI

Aku sering melihat ibu dan anak berpeluk-pelukan dan bertangis-tangisan di stasiun, bandara atau pelabuhan. Cerita melodrama seperti ini tak pernah terjadi antara aku dan mama. Kita cenderung “gengsian” dan “jaga imej” disetiap kesempatan “berpisah untuk sementara” itu. Mungkin kita bukan orang yg ekspresif dalam dalam hal ini,Paling cuma cium tangan dan dadah-dadahan.

Namun setiap kali aku pergi jauh sendirian sehari sebelumnya atau malamnya selalu saja ada momen “inisiasi pelepasan” antara aku dan mama. Kadang disengaja kadang tidak disengaja. Bermula dari tiket keselip, baju bawaan, koper atau tas gede, sekantong obat-obatan,jumlah kaos kaki, celana dora emon (celana yg banyak kantongnya), gembok pengaman copet hingga kotak bekal segede rantang untung ngga dengan dispensernya sekalian yg bikin aku sedikit “diskusi” dengan emakku tersayang.

Kadang semuanya smooth dan acara packingku berhasil mulus dibagian X-ray mama, ulah si yayang yg ngapel liwat waktu bikin kita “diskusi”, “Kamu tau udah jam berapa ini, besok kamu musti pergi subuh. Kalo ngga cukup istirahat ntar kamu disana sakit lagi.”…eng-ing-eng….diskusi dimulai dan lucunya tak pernah berhenti jika sebelum ada yang pecah….(jangan berpikiran piring gelas terbang yaa….) Tak berhenti jika tangisku tidak pecah…dan selalu Mamalah pemenangnya, setelah “acara tangis kejer itu usai” legalah Mama melepasku pergi. Anehnya hatikupun terasa ringan untuk melangkah pergi.

Akhirnya walaupun agak “ajaib” kadang aku menunggu-nunggu momen ini terjadi sebelum aku pergi, kadang aneh aja kalo everything is ok dan “ngga ada apa-apa”  benar aja…si mama selalu punya 1001 macam cara membuat anaknya ‘yg cuek” ini menjadi melankolis tanda sayang mama padaku.

 
17 Komentar

Ditulis oleh pada Agustus 6, 2010 in my life

 

Tag: , , ,

Mengenangmu Piala Dunia

Piala dunia udah berakhir ngga ada lagi judul bergadang, dengungan vuvujela, joget waka-waka.  Daripada mikir 4 tahun yang akan datang piala dunia 2014 di Brazil (kalo ngga jadi kiamat 2012), belum tentu juga aku masih hidup dan bisa nonton lagi piala dunia mending flashback piala dunia zaman-zamannya aku masih Abege, ngga jauh-jauh amat kok barusan gini aku jadi ABG ;). Dengan soundtrack lagu Ole-ole Ricky Martin, cerita dimulai….

Bermula dari bongkar-bongkar diari dilemari zamannya dulu ngga ada blog, aku biasa  nulis di diary eh nemu di era 90-an, aku tulis di diary bunyinya kayak gini nih…viva…viva Forza Italiano, aku menandak-nandak histeris, fiuh yahut betul gayaku bak tifosi gila dari Italia, mama geleng-geleng kepala, papa ngomel-ngomel, abisnya aku lagi terhipnotis gol Roberto baggio ke gawang cekoslovakia. fantastis!

Begitu indah sepakbola Ole…ole…viva…viva…ntah siapa yang dibela hatiku ragu dan sedikit cemas walau mata melek sampai subuh aku puas menyaksikan pertandingan Inggris vs Kamerun, seru, indah, memikat. Si Gazza amat brillian, ini malam juga si Gary Lineker yang keceberat lagi kesetanan bikin jantung deg-degan…nyaksiin serangan maut Kamerun. Luck berada di Inggris, si cepak Lineker membiarkan dirinya jatuh bangun di daerah pinalti digempur habis-habisan sama singa-singa lapar akhirnya dua gol tercipta oleh kakinya di titik pinalti, 2-3 untuk Inggris..Bravo! I don’t believe it! Inggris emang paling jago bikin orang jantungan, kemaren waktu lawan Belgia umpan lambung gazza emang cihuy banget, David Platt nyamber dengan tendangan volynya gol! cantik banget! Aku gila bola ternyata, ngga ada larangankan cewek suka bola? ntar si kumis sama si Poni (Klinsman) trus Matheus pada hebat, Inggris kayaknya ngga bakalan menang.

Subuh dini hari aku bela-belain nonton pertandingan Italia vs Argentina si culun Baggio bikin aku dan adikku jejeritan gemes sayang seribu sayang si putra angin menyamakan keduduka 1-1 dan Argentina memenangkan pertandingan liwat adu pinalti. Donadoni dan serena gagal ngegolin gawang Argentina, tragis menyakitkan! kasian Baggio, Baggioku malang Baggioku sayang, cita-cita jadi juara dunia tinggal mimpi. wih aku pengen nangis. Nasib mengerikan juga dialami Inggris faveku harus ngaku kalah adu pinalti sama si Jerman jelek itu.

Pada babak kedua terjadi gol untuk jerman namun si kece Gary Lineker membuat gol spektakuler yang indah, makin keren aja dia padahal do’i harus ngelewatin dua pemain belakang Jerman, si gazza ngga kalah cemerlang umpan lambung serta tembakan langsungnya sempat bikin geger gawang jerman Bravo Gazza! sayang kecermerlangan serta kehebatan mereka kalah oleh adu pinalti sialan..aku ngga puas, sungguh! sebagai seorang tifosi merangkap jadi holigans aku anti kemenangan ditentukan pake adu pinalti..oh Baggioku malang, Linekerku terjengkang, Gazzaku terbungkam…yah ngga dapet hadiah spesial dong di hari ultahku…he…he…Yah tiap kali event olahraga akbar hingga pemilu bertepatan dengan Ultah aku, Dulu Final Piala dunia (biasanya ygkudukung kalah…he…he…), pembukaan Olimpiade Barcelona, barusan pemilu pemilihan presiden.

Ternyata dulu aku itu pendukung Inggris sama Italia…huahaha…dan paling sebel sama Jerman! Lucunya dulu yang juara dunia malah Jerman! Halah! dulu juga aku pendukung Spanyol waktu masih diperkuat sama Raul Gonzales Blanco (duh, dari namanya udah ketahuan deh dari mana asalanya, sampai-sampai posternya yang dia pake jas baru datang ke piala dunia kupejeng di kamarku…hmm yummy!) Alasanku dulu mendukung Spanyol rada ngga jelas yaa…karena si Raul ini dan dulu…dulu…Spanyol itu termasuk tim underdog dan suka angin-anginan menang syukur kalah biasa…nah aku tuh paling demen dukung tim underdog ada kepuasan tersendiri kalo tim yang dipandang sebelah mata bisa menang…he…he…dulu juga aku penggemar grup balkan dan skandinavia mereka itukan para “Black horses” he…he…kalo lawan mereka ini pasti alot!

Yah begitulah seperti angin dukung mendukung ini bisa berubah setiap kali piala dunia berlangsung, namun aku salah seorang pengagum The profesor, Zinedine Zidane, wah TOP BEGETE deh, apalagi 1998 itu Perancis memang luarbiasa, aku ingat banget tuh finalnya yang bikin jantungan itu. Belum lagi lagu piala dunianya kan OLE…OLE yang dibawain Ricky Martin itu menurutku lagu paling pas buat Piala dunia.  Zidane…dia memang pantas disejajarkan legenda sepak bola kayak Maradonna,  Van Basten, Pele, Platini. Matterazi….No way!

Kalo dari segi fashion rambut buntut Baggio emang juaranya deh, trus lanjut gondrong mania ala Batistuta, demam anting, gundul nyisain seuprit dijidat ala ronaldo atau gimbal pirang, rambut mohawk, tangan berbulu ala Raul (yg ini mah udah dari lahir)barusan yang lagi ngehips…pada tattoan…he…he…Yang beginian ngga usah ditiru yaa adek…adek…

Julukan-julukan tim dari yang sexy kayak tim samba, tango hingga yang gahar Super Eagle, Taeguk Warior, Blue Samurai, Der panzer, yg ngga kreatif tuh si biru, si merah, si hijau, si oranye (emang sih warna benderanya, tapi kok ngga sangar gitu) untung ngga ada yang pink…helloooo…kaloTim Indonesia masuk piala dunia bisa disebut Laskar Garuda! Wuih kereeeen kayaknya, tapi kapaaaan?

Hik! setiap kali ingat piala dunia ingat cerita-ceritanya yang suka aku torehkan di diari-diariku dan teringat jadwal pertandingan yang suka aku tempel di dinding biar ngga kelewat nontonnya kadang kalo kalah suka kucoret-coret dan ditulisin sumpah serapah…he…he…Ingat semua kenangannya, kenanganku dengan Ayahku, biasanya habis nonton live match aku suka ngobrol sama dia, sekarang ngobrol sama tembok atau ngeblog. Dad, diatas sana bisa nonton bola ngga yaa…I miss that moment, I miss you, Dad.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 13, 2010 in note of the day, Uncategorized

 

Tag: ,