RSS

Arsip Tag: cerita lucu

Aneh tapi Nyata

Dari kecil aku memang misterius. Saking misteriusnya hampir setiap hari orang tuaku nyari-nyari aku. Ngga jauh-jauh sih seputar rumah doang. Dan tempat yang paling sering mereka menemukan aku dibalik pintu dapur didekat rak sepatu dan sendal. Tebak….apa yang kulakukan disitu? Ngitungin sepatu? Bukan! Nyoba-nyoba sepatu cantik mama? Apalagi! Tet…salah! Terus apa dong….orang rumah menemukanku sedang mengorek-ngoreng bawah sendal sepatu (catet bukan sandal sepatu baru) yg ada tanah…pasir dan kemungkinan (maaf eek binatang…eewww) dan kumasukin ke mulut! Abis itu langsung deh mulutkku yg berpasir dicuci sama mama. Walau begitu kebiasaan ini tidak mempengaruhi kesehatan dan tubuhku. Makanya…jangan heran kalo suatu waktu adik kecilmu atau anakmu tiba-tiba menghilang…coba-coba tengokin dekat rak sepatu siapa tahu dia ada disitu….he..he…

Kebiasaan yang lainnya ngelindur alias tidur sambil jalan. Suatu malam aku ingin pipis….aku berjalan antara bangun dan tidur…kuliwati kedua orang tuaku yang sedang nonton TV..kubuka pintu WC…jongkok….lega deh! Tapi…loh kok orang rumah jadi pada gempar…..ada apa? Oh lala….ternyata aku tidak pipis di WC tapi di ruang tamu! lantas pintu yg kubuka tadi pintu apa?….Alih-alih pintu WC, ternyata oh ternyata pintu lemari!

Kamu gimana? Punya kebiasaan aneh waktu masih kecil?

Iklan
 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 7, 2010 in jadul

 

Tag: , ,

Tangan Terkenal

Berawal dari saltum, salah kostum waktu sowan kenegeri Upin-Ipin. Aku ngga tahu acara kunjungannya menjelajah hutan, bukannya pake celana cargo, kemeja flanel,sepatu kets,bandana sama backpack, aku malah pake batik lengan pendek plus rok selutut, sepatu berhak, rambut dicepol…weleh…weleh…rencananya jalan ala kucing  diganti jalan ala macan betina lapar.

Acara sowannya berhasil kulewati dengan sedikit tekanan batin maklum antara takut kepleset sama menikmati akupuntur dari nyamuk-nyamuk nakal. Dan ternyata sepulangnya dari melancong ke hutan itu aku dapat oleh-oleh.

Di sekujur tangan sampai lenganku, bentol-bentol besar-besar dan terasa guatal luar binasa! Udah digaruk pake tangan, sisir, sikat…ngga mempan. Dipakein salep dan kawan-kawan juga masih ngeyel! Ya Allah mana jauh dari rumah lagi…kalo di rumah kan bisa minta sembur nenek siapa tahu sembuh.

Hampir menangis aku pasrah dibawa kepoliklinik kapal aku numpang. Dokternya orang Jepang, “Itchy?”

tanya dia,  aku ngangguk, “Itchy bitchy buanget” kataku dalam hati.

Dia periksa tanganku dua-duanya diteliti bener. Sampe…Jepret! Jepret!….eits dipotret juga! Tapi kok cuman tanganku sih…wajahku yang cantik dan imut ini kok luput dari kilatan blitz, kurang cantik apa aku sama Megan Fox?

“Finish!”

kata dokternya sambil memberiku obat yang harus diminum dan juga salep. Dia bilang bentol-bentol itu mungkin akibat getah pohon di hutan yang baru aku kunjungi tadi. Aku bilang terima kasih banyak dan bernajak pergi dari poliklinik, dilorong keluar aku melihat beberapa gambar didindingnya, photo-photo tentang penyakit termasuk diantaranya photo-photo tangan, ada yang korengan, panuan, dan kudisan!

OMG! Jangan….jangan…photo tanganku? TIDAAAAAAAK! Jadi kalau kalian tiba-tiba kalian naik kapal ini dan di polikliniknya  melihat gambar tangan bentol-bentol gede merah….tak salah lagi, itu TANGANKU!

 
27 Komentar

Ditulis oleh pada Oktober 1, 2010 in my journey

 

Tag: , , , ,