RSS

Arsip Kategori: think tank

TERGODA

Beberapa hari yang lalu datang Mbak-mbak ke tempat kerjaku. Biasa sih sales dateng jualan ini itu, bahkan kantorku heboh mendadak saat Mbak-Mbak abal-abal alias banci jualan panci…seperti biasa kalau harga terjangkau dan bisa kredit ada aja yang beli…hehehe…termasuk aku, walau buntut-buntutnya nyesel setelah di bawa ke rumah cuma di pejeng di lemari doang, entah ribet menggunakannya, susah membersihkannya…atau alat-alat olah raga panas-panas tahi ayam saja setelah beberapa lama alat olah raga itu berubah fungsi jadi maianan anak, tempat naruh tas…dan lain-lain. Nah, Mbak-mbak yang satu ini nawarin skin care gitu, kosmetik, bukan merek yang biasa beredar di masyarakat seperti Oriflame atau Avon, katanya sih produk baru. Si Mbaknya nerangin produknya berapi-api dengan bonus didandanin…siapa nolak? beramai-ramailah emak-emak di kantor antri didandanin. Entah si Mbaknya yang ahli make up atau produknya yang bagus, yang pasti teman-teman merasa puas dengan hasil make over dadakan itu…langsung deh jepret-jepret selfie…hihihi abis kelihatan jadi lebih cantik dan kinclong. Apalagi siapa yang menjadi member dijanjiin facial di kantor murah meriah…bulan berikutnya syarat jadi member harus beli produk seharga Rp. 470.000…langsung pengsan…yaa namanya ibu-ibu tergoda juga…walaupun bulan tua loh…duit segitu bisa dibeliin sembako seminggu!

Beberapa dari kami termasuk aku tidak tergoda. Soalnya dulu pernah ada yang beginian juga, setelah beberapa bulan orangnya tidak datang-datang lagi. Lagian aku baca-baca akibat kosmetik berbahaya. Beberapa temanku pernah beli yang beginian sudah beli mahal-mahal tidak terpakai karena tidak cocok dengan kulit mereka. Mending memakai kosmetik yang sudah terkenal dan kalau jatuhhnya mahal juga, lagian yang ngaku-ngaku resep dokter itu tidak semua produknya aman asli dan cocok untuk semua jenis kulit. Masih banyak kok kosmetik murah tapi baik halal dan ada izin POMnya. kalau sudah cocok kenapa harus ganti-ganti, buat wajah kok coba-coba, apalagi sama produk yang tidak jelas.

Jangankan yang tidak jelas, produk ternama saja ada KWnya kok. Ini pengalamanku sendiri. Aku biasa beli produk ini di instagram karena di daerahku belum ada yang jual. Biasanya aku beli di toko online langgananku dan hasilnya memang bagus. Suatu waktu si Mbak yang jual agak latereply, padahal aku butuh produk jualannya, aku cari toko online lain, harganya sama loh, tapi aku agak curiga di botol dan tempatnya ditempelin label cara penggunaannya , beberapa hari pakai mukaku langsung jerawatan, merah-merah dan gatal. langsung kuhentikan pemakaiannya. Padahal aku memakai produk yang sama di toko online langgananku tidak apa-apa dan hasilnya bagus di wajah, apakah ini produk palsu? Atau produk kadaluarsa? Wallahualam, tapi aku tidak mau pesan disitu lagi, itu yang harganya sama loh apalagi yang harganya jauuuuuh lebih murah…masak lipstik yang aslinya harganya 100 ribu bisa dijual cuma 25 ribu?waspadalah dengan produk kosmetik yang kalian pakai, bukannya jadi cantik malah jadi merusak wajah. Pada ngga mau kan?

Iklan
 
7 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 27, 2015 in think tank

 

Tag: , ,

NARSIS, GALAU, DAN ALAY

Apa-apaan ini tiba-tiba aku posting berjudul Abegeh banget kayak begini, ditilik-tilik dari umur sudah termasuk Abege tua…he…he…justru itu aku mau bilang Narsis, galau, dan alay bukan hanya dominasi Abege saja namun juga orang-orang setengah tua tapi masih bisa dibilang muda tapi ngga pake banget!

Bedanya narsis, galau, dan alay seumuran kita-kita beda dari jenis dan dosisnya dari Abege, loh? bedanya apa seeeeh?

1. Narsis
Kalo Abege narsis photo bareng pacar atau photo dengan mimik-mimik lucu, pipi digembungin lah, bibir dimonyongin lah, ama temen-temen mejeng di sekolah atau di mal. Kalo seumuran kita2 liat saja profil bbm, photo di depan mobil, di depan kolam renang (milik tetangga), photo sambil nelpon mamerin hp canggih kreditan, photo arisan sama klub sosialita, yang terbanyak tentu saja photo sama suami tercinta dan buntut tersayang alias anak-anak. Kalau mobil,rumah gede, hape canggih kagak punya, yang paling mahal dan berharga apalagi kalau bukan anak-anak kita bukan? seenggak-enggaknya siapa tahu temen kita yang pengusaha batubara itu ngincer anak kita yang masih balita buat jadi mantunya entar (emak-emak matre!). Tapi suer, satu-satunya yang paling aku kagak nahan itu ya bangga-banggain anak sendiri, setidaknya oneday mamanya udah ngga ada trus mereka baca blog emaknya mereka tahu betapa emaknya bangga punya anak seperti mereka…(brebes mili).

2. GALAU
Siapa bilang emak-emak kagak galau, kalau abege itu jomblo atau diphpin bikin galau mereka harus liat emak-emak nangis bombay dipasar waktu mau beli bawang, atau liat Bapak-Bapak harus bayar SPP anaknya yang tiga-tiganya kuliah trus gajinya ngga cukup? lebih galau mana coba? GALAU BUANGET! Apalagi udah tanggal 20 ke atas…kalo waktu diskip langsung tanggal satu, bisa! Tau ngga….tau nggga aku mau beli sepatu yang keren itu tapi si dede susunya habis, galau! Pas lagi romantic scenes drama korea lampu mati, galau! Mau ngeblog, providernya lola….galau! cuman kita bisa mengatasi atau menutupi kegalauan kita dengan sedikit elehan…wkakakaka

3.ALAY
Ya ampun….alaynya kita kalau ngga alami ya lebay! Liat saja kalau ibu-ibu yang ikut kuis atau games pasti gayanya paling heboh! Di pengajian, di arisan, di kantor…kalau bos ngga ada…imej ngga udah dicari-cari, yang latahnya, yang pelupanya, yang ngocolnya,joget-joget ngga jelas maklum kita perlu pelepasan dari segala problema biar masih bisa berpikir sehat dan normal.

Begitulah, ternyata kita belum bisa move on dari narsis, galau, dan alay, cuma beda bentuk, cara, dan pelampiasannya saja, selamat bernarsis, galau, dan alay ria yaa….

 
9 Komentar

Ditulis oleh pada April 6, 2013 in think tank

 

Tag: , ,

BROADCASTING MESSAGE

Ada yang pernah mendapat broadcasting message berantai tentang sesuatu kebaikan atau tanda-tanda kiamat namun diakhir pesan ada kalimat sebarkan pesan ini pada 33 orang semacam itu kalau tidak disebarkan si orang yang mendapat pesan akan kena sial 48 tahun atau kena musibah dll.

Duluuuuuu sekali waktu kecil aku pernah mendapat hal yang beginian namun bentuknya berupa surat berantai maklum zaman dulu belum ada HP apalagi blacberry messanger. Yang isinya biasanya tentang kedatangan hari kiamat yang sebentar lagi datang dan cepat sebarkan surat ini pada 10 orang teman dalam seminggu kalau tidak akan kena sial. Saking takutnya dulu aku ikuti saja, membacanya sudah gemetar apalagi mendengar ancaman seperti itu.

Sekarang hal semacam itu ada lagi namun dalam bentuk Broadcasting Messange Blackberry Messanger, dan kebanyakan teman-teman yang membroadcast pesan ini terprovokasi ancaman dikalimat-kalimat terakhir pesan-pesan itu.Aku sih tidak keberatan dengan pesan-pesan itu cuma yang membuatku bingung bukankah pesan-pesan itu membawa orang kepada kebaikan kenapa harus memakai kata-kata ancaman untuk menyebarkannya? Bukankah kalau menurut orang baik orang akan sukarela menyebarkan pesan itu entah lisan ataupun liwat BBM kepada orang lain, bukankah pesan kebaikan tidak dibatasi disebarkan untuk 1, 2, 10, 100, kalau menurut sipenerima itu baik pesan itu akan sampai dan terus sampai tiada batas? Mungkin sepengatahuan agama yang kuakui masih dangkal yang kuketahui kalau kita berbuat tidak baik dan kejahatan kita akan mendapatkan balasan entah di dunia ataupun diakhirat, begitu bukan? Nah, kenapa untuk menyampaikan sebuah kebaikan harus ada ancaman dan balasan yang berbanding terbalik dengan pesan itu sendiri?

Bagaimana dengan teman-teman pernahkah menerima broadcasting message seperti ini? Bagaimana menurut pemahaman teman-teman tentang hal ini?

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 11, 2012 in think tank

 

MARRIED WITH GRANDPA?

Sekarang lagi ngetrend ya gadis muda cantik kawin sama kakek-kakek demi uang. Tak habis pikir lagi didukung habis-habisan sama orang tua si gadis bahkan bangga bisa dibeliin ini itu sama menantunya yang kaya raya.

Bagi si wanita berpikirnya kawin boleh sama kakek-kakek tapi bisa diam-diam pacaran sama berondong kan? Pas ada suaminya digandeng mesra, pas suaminya tidak ada, ada yang tanya, “Siapa yang nemenin ke mal kemaren?”
“Itu kan papahku!”
Kebohongan ditutupi dengan kebohongan, kecurangan ditutupi dengan kecurangan, dosa ditutupi dengan dosa. Dimana letaknya kenikmatan dan ketenangan hidup? Demi kehidupan hedon di dunia yang sementara ini? Tapi aku heran, kok masih ada Kakek-kakek yang sudah kaya pengalaman hidup mau dimainin anak bau kencur ya?

Seorang teman bilang, kawin sama orang jelek tapi kaya tidak apa-apa tinggal tutupi mukanya, rasanya sama kok, lah kalo sama kakek-kakek apa sama ya????

Prinsipku dulu aku mau kawin sama kakek-kakek kalau ngga ada yang mau sama aku atau aku memang sudah nenek-nenek. Mungkin apa yang kuberikan pada kedua orang tuaku tidak seberapa tapi hasil jerih payah kerja kerasku sendiri bukan hasil morotin harta atau kerja keras orang lain.

Ya, itu prinsip akuloh dengan penampakan yang…so…so…Bagaimana jika aku terlahir dengan penampakan seperti jessica Iskandar, barangkali prinsipku akan berubah, ngga mau kawin kalo tidak Lee Min Ho melamarku! Titik! πŸ˜€

Sudahlah, come on Ina hidupkan pilihan. Mungkin bagi sebagian wanita menurut mereka pilihan mereka itu yang terbaik, so what, masalah buat lo?!?! So Girls, Ladies Bagaimana pilihan kalian, mau kawin sama kakek-kakek?

 
19 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 4, 2012 in think tank

 

Tag: , , , ,

TINGKAH PENJUAL YANG BIKIN PEMBELI ILLFEEL

Hubungan penjual dan pembeli itu bagai simbiosis mutualisme, saling menguntungkan apalagi kalau pembeli dengan pelayanan si penjual bisa jadi si pembeli itu balik lagi-balik lagi atau TOA gratis kepada calon pembeli lain tanpa memasang iklan.

Pasti rekan blogger pernah balik kanan grak atau tiba-tiba resleting tas tiba-tiba ngadat waktu mau ngambil dompet gegara meliat kelakuan si penjual. Aku sering memperhatikan kelakuan penjual atau penjaga toko yang membuat si pembeli angkat kaki dan tidak balik-balik lagi trus ngajak semua followernya di twitter untuk “Jangan” mampir di toko itu πŸ™‚

1. Tipe gadget mania
Ini niat jualan apa ngga sih yang namanya penjual offline (bukan online) harus komunikasi dengan pembeli, lha ini bukannya ngobrol atau basabasi dengan pembeli malah asyik sendiri sama BB atau Ipadnya. Kalau mau dagang stop twitteran dan BBM-am, Mbak-Mas, pembelimu pengen denger suaramu.

2. Jutek
Wajah ngga perlu seganteng Zumi Zola dan secantik Fernita, Ngga perlu pake rok mini atau baju berpotongan dada rendah, cukup perkataan ramah dan senyum manis. Memang satu dari seratus pembeli itu ada yang menyebalkan, dan mungkin hanya cuma cuci mata, tanya-tanya doang lalu pergi, namun melihat keramahan anda mungkin suatu hari nanti dia akan kembali dan membeli.

3. Membeda-bedakan pembeli
Ada yang datang pake BMW langsung pasang muka manis, yang datang naik motor butut dicuekin. Yang datang rambut disasak berjambul katulistiwa menenteng Hermes langsung diajak ngobrol, yang datang pake sandal jepit jins sobek-sobek, dipandang sebelah mata juga tidak. Tiba-tiba yang pake sendal jepit itu ternyata ngeluarin duit dari tas kresek sambil bilang, “gue beli sama tokonya sekalian juga bisa kok!” Gimana?

4. Ngegosip
“Dasar pelit, harga segitu masih ditawar.”
“Suaminya jelek banget, ngga sebanding sama istrinya.”
“Liat norak banget blusnya beli di pasar jongkok kali.”
“Dia lagi….dia lagi…beli kagak.”
pernahkah terpikir kalau celutukan, gosip, nyinyir yang anda ungkapkan sebagai penjual terdengar sama si pembeli atau calon pembeli lain? Walaupun kenyinyiran anda itu ditujukan pada orang tertentu tapi bagaimana dengan pembeli lain tidak kah terpikir oleh anda pembeli lain berpikir jangan-jangan saya dinyinyirin juga selanjutnya.

5. Out of stocks
pernah ngga, kita sebagai pembeli ilfil dan ngga jadi beli gegara ngga ada ukuran yang sesuai atau warna yang diinginkan? kalo cuma satu dua sih ngga papa kalo semua barang ngga ada yang ready stock mending cari di toko yang lain.

6. Tidak punya kembalian
Sebagai penjual sudah seharusnya sebelum membuka toko mempersiapkan uang kembalian. Jangan sampai uang kembalian diganti permen atau bilang ngga ada uang kembalian. Berapapun uang penjual harus dicari kembaliannya entah tukar uang ke tukang parkir terserah yang penting harus ada kembalian masak orang beli di tolak gara-gara ngga ada kembalian?

7. Terlalu Agresif
Baru didepan pintu sudah disambut gegap gempita, diatawarin ini itu, dijelaskan panjang lebar buntutnya dipaksa beli. Wuaaaah atuuuuut….pembeli itu kayak calon suami atau istri, kalo dipaksa bisa-bisa kabur. Biarkanlah pembeli merasa nyaman dan memutuskan keinginannya sendiri.

7 kelakuan diatas yang bikin pembeli ilfil ini sangat subjektif dan hanya menurut sudut pandang sebagai pembeli doang, mungkin rekan blogger atau penjual sendiri yang ingin menambahkan, silahken.

 
13 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 24, 2012 in think tank

 

Tag: , , , ,

KOMUNITAS HIJABBER

Saya suka melihat adik-adik pelajar perempuan, mahasiswi, hingga ibu-ibu muda sekarang ini walaupun berhijab tapi kelihatan modis dan menawan. Rupanya sekarang berkembang komunitas hijabber. Dengan penampilan anggota komunitas yang modis dan menawan banyak gadis muda atau ibu-ibu yang dulunya tak berjilbab tertarik mengenakan jilbab karena di dalam komunitas ini tidak ada yang mengenakan jilbab yang monoton baju jubah, jilbab langsung pakai panjang dan lebar dengan warna-warna gelap. Baju yang dikenakan walaupun menutup aurat tapi penuh warna, berbunga-bunga cantik, belum lagi model hijabnya beraneka bentuk dengan beragam aksesoris, siapa pun suka melihatnya bahkan bagi wanita yang tidak mengenakan jilbabpun.

Beberapa kegiatan komunitas ini juga banyak yang positif seperti pengajian, kunjungan ke panti asuhan dan panti jompo, kegiatan sosial, pasar murah, diskusi kajian ke islaman, seminar pendidikan dan kampanye anti narkoba.

Namun disamping sisi positif maraknya komunitas hijabber ini ada juga sisi lain yang menggelitik hati saya. Entah latah atau hanya sekedar topeng, banyak bermunculan komunitas hijabber yang kegiatannya hanya hura-hura, arisan, travelling keluar negeri, shopping bareng sana-sini menghabiskan uang berjuta-juta buat beli baju, pasmina, tas, aksesoris yang harganya selangit. Kelompok ini bersifat eksklusif walaupun mereka bilang mereka menerima anggota dari kalangan apa saja, namun dari melihat penampilan mereka yang glamour dan wah, tentunya orang kebanyakan tau diri dan keder bergabung dengan komunitas ini. Lucunya lagi bahkan ada anggotanya yang setiap datang ke komunitas pakaiannya sangat muslimah, suatu waktu pergi ke mal dandanan mereka serba terbuka ala artis hollywood. Saya jadi bertanya-tanya bukankah Komunitas Hijabber itu tujuannya untuk meningkatkan iman dan taqwa anggotanya pada Allah swt? Bukan hanya untuk memoles penampilan luar, eksklusif, dan pamer kekayaan belaka.Tujuan anggota hijabber yang bergabung dalam komunitas abal-abal ini jadi bias. Toh untuk menjadi modis dan cantik namun berhijab tak perlu kumpul-kumpul dihotel berbintang lima atau restauran classy, tinggal buka internet banyak tutorial cara mengenakan jilbab atau hijabber blog banyak sekali contoh-contoh berpakaian tertutup tapi tetap modis dan chic. Tak perlu beli baju setiap minggu, cukup padu padan baju yang sudah ada. Kalau ada rejeki bolehlah sekali-sekali beli baju, tapi tak perlu menghabiskan uang sembako kan? Bukankah berhijab untuk mendapat ridho Allah swt?

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 29, 2012 in think tank

 

Tag: ,

The List

Lagi suka

1. Christian Bale (actor)

Orang-orang pada tahu kan aku penggemar Robert Pattinson, tapi sebenarnya aktor yang benar-benar aktor itu menurutku.Christian Bale, dia ini paket komplit seorang aktor,tampang ganteng, filmnya bagus, perannya selalu berbeda, penghayatannya terhadap sebuah peran luar biasa. Bayangin dia bisa meranin laki-laki plamboyan, superhero, orang stress, sampe manusia belalang. Dan anehnya kadang dia nongol disebuah film jauuuuuuh dari tongkrongan aslinya yang ganteng, tapi aku betah nungguin filmnya sampe berakhir.

2. Bruno Mars

Aku makhluk pra millenium, alias jadul abiiiz zaman-zaman Jordan Knight masih exist, tapi ada satu penyanyi anyar yang suara dan lagunya nyantol dikupingku. Dek Bruno Mars. ketinggalan yah aku? Aku kan penggemar suara-suara berat romantis James Ingram, Luther Vandross, Nat King Cole, kenape bisa kepincut suara cempreng-cempreng manja dek Bruno ini yak! Tapi aslik! Dek Bruno ini mengingatkan aku zaman-zamannya Babyface lagi membuay-buay telingaku dulu dalam soal gombal menggombal. Dan lagu Just The Way You Are, Dek Bruno ini nyess banget deh, bikin remaja lampau zaman galau jadi senyum-senyum kegeeran…hi…hi…

3. Anji

Aku rasa dia salah satu solo vocalist terbaik di Indonesia. Terlepas dari gosip-gosip yang berputar-putar tentang dirinya, anak muda yang satu ini sangat berbakat dan punya range vocal yang unik dan luar biasa. Denger suaranya saja kita udah tau kalau yang nyanyi dia. Lupakan dulu deh boysband yang pada lipsinc, Anji mau live mau rekaman suaranya tetap mantap. Aku yakin suatu hari nanti dia akan jadi “sesuatu” di dunia musik Indonesia.

4. Iko Uwais

Aku langsung angkat alis kalau disuguhi daftar aktor sinetron Indonesia. Apa ngga ada yang lain, ini lagi…ini lagi. Ada ngga aktor yang belum pernah main sinetron, atau pernah tapi jarang, pada ngga tau kan Iko Uwais? Onde Mande tuesday! Dude Harlino, lewat!, Teuku Wisnu, lewat!,Baim Wong? Lewat! ustadz Solmet, Lewat! eh yang terakhir bukan aktor ya :)? Iko Uwais, kasih polisi tidur! Portal! Tahan di pos pertama…he…he…

5……….?

Sule,Tukul,Wendy, boleh lucu, tapi yang paling lucu menurut aku itu Opie Kumis! Baru nyebut namanya saja aku sudah ngakak, apalagi kalau dia sudah mangap, ngakak sambil goyang gayung kaleee! Dia ini kayaknya dari orok sudah lucu, tampangnya aja sudah ngga matching banget deh sama profesinya, tampangnya kan sudah berumur dan agak-agak serius begitu tambah lagi kumis melintang, tapi kok lucuuuuuuu….Opipah…opipah…cucok deh diakyu…xixixi….

 
7 Komentar

Ditulis oleh pada November 9, 2011 in think tank

 

Tag: , , , , , , , ,