RSS

KETIKA BINJAI BERBUAH

13 Jan

385218_4305951566817_1501577734_n

Buah ini namanya buah binjai, kalau dikupas kulitnya kalau masak rasanya manis dan berserat seperti mangga tapi warna daging buahnya putih dan berbau khas, kalau masih mengkal rasanya asam didaerahku cacahan binjai mengkal biasanya dipakai buat campuran sambal terasi, biasa dikenal dengan sambal binjai.

Buah ini termasuk langka dan jarang berbuah. Bayangkan pohon binjai disebelah rumah mamaku berbuah saat aku melahirkan anak pertamaku, setelah itu pohonnya absen berbuah hingga anak pertamaku sekarang berusia sepuluh tahun baru berbuah lagi. Pohon binjai seperti pohon mahoni tinggi besar, saking besarnyadiameternya bisa sebesar tiga anak kecil pegangan melingkar.

Saking tingginya untuk mendapatkan buahnya tidak bisa dengan cara dipanjat atau dijolok, yang bisa dilakukan hanya menunggu buahnya jatuh. Kapan waktunya saat angin bertiup kencang dan hujan lebat. Karena jarang berbuah, setiap kali berbuah, buahnya banyak sekali. Para penunggu buah jatuh tidak hanya anak-anak kecil, bahkan orang dewasa dan nenek-nenek dan kakek-kakek. Bayangkan ramainya dibawah pohon binjai setiap kali angin bertiup dan hujan. Pohon binjai disamping rumah mama itu letaknya diperkuburan. Tapi setiap musim binjai seramnya perkuburan tak terlihat lagi, jangankan siang bahkan malampun banyak orang yang berebut binjai yang jatuh dengan senter dan lampu semprong masing-masing. Setiap kali bunyi….buk! buk! buk! entah itu anak-anak ibu-ibu, kakek-kakek berlomba menuju ke arah jatuhnya binjai dan bersorak riang bila mendapatkannya.

Hingga suatu hari saat berangin orang-orang mulai ramai berkumpul di bawah pohon binjai….terdengar buk! disemak-semak, kontan para pemburu binjai berebut menyerbu semak-semak oalah…bukannya binjai yang didapat melainkan ulekan, sementara si pembuat keisengan iparku terkekeh-kekeh di balik pintu dapur.

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 13, 2013 in Banjarsiana

 

6 responses to “KETIKA BINJAI BERBUAH

  1. ditter

    Januari 15, 2013 at 12:41 pm

    Wah, aku baru tahu buah ini, hehe…. Namanya kayak nama daerah di Sumatera Utara, ya…😀

    Lama banget berbuahnya. Berarti ngga bisa dijadikan barang komoditas, ya….

     
    • partnerinvain

      Januari 19, 2013 at 1:11 pm

      walau langka anak-anak yang dapat buahnya jualnya sebiji seribu rupiah😀

       
  2. bebe'

    Januari 20, 2013 at 8:27 pm

    Aku baru denger loh buah Binjai ini.. semoga kapan2 bisa nyobain.. ^^

     
  3. DOLBYVIT

    Januari 29, 2013 at 6:27 am

    wah aku baru tau buah ini, emang buah ini di jual dimana saja dan buah ini suka berbuah berapa tahun sekali ?

     
  4. ivanprakasa

    Februari 19, 2013 at 2:31 pm

    aku baru tau buah binjai seperti itu… cuma pernah denger binjai2 tapi ga pernah tau gimana bentuknya karna jarang dijual… Skrg jadi tau deh…😀

     
  5. Rudy

    Juli 25, 2015 at 1:41 pm

    Mun ulun suah mandangar narannya cuman malihat langsung buah binjai tu kada suah.👂👀

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: