RSS

FILM : THE NAMESAKE

21 Jul

Aku tak sengaja menonton film ini saat terbangun tengah malam. Kukira hanya film India biasa, tapi film ini sanggup membuatku terjaga hingga film ini berakhir.

Film ini dimulai saat seorang gadis Ashima (Tabu) dijodohkan orang tuanya dengan Ashoke (Irrfan Khan). Ashoke bekerja di New York. Setelah menikah Ashima yang lugu dan tak pernah kemana-mana harus berimigrasi ke Amerika Serikat negeri asing mereka membina keluarga hingga memiliki dua anak Gogol (Kal Penn) dan Sonia (Sahira Nair), walaupun mereka tinggal di New york mereka tetap menjalani hidup seperti orang India dan bergaul dengan lingkungan imigran India, diawal kehidupan keluarga mereka di New York Ashoke mengajak Gogol kecil ke laut dan mereka meniti jalan bouy berbatu yang menjorok ke laut, “Gogol….teruslah melangkah hingga kau tidak bisa kemana-mana lagi.” pesan Ashoke pada putra kecilnya.

Gogol tumbuh dewasa dan bersiap melanjutkan sekolahnya ke Yale, berbeda dengan ayahnya dan bundanya yang masih memegang teguh budaya negara asalnya, Gogol seperti layaknya pemuda Amerika umumnya bergaya hidup barat, sebelum Gogol pergi Ayahnya memberikan sebuah buku karangan penulis terkenal Ukraina, Nikholai Gogol. Ia bilang pada anaknya, namanya sama dengan penulis Ukraina itu, Gogol tak perduli, menurutnya nama Gogol terdengar konyol diapun berganti nama menjadi Nick biar berkesan kebarat-baratan. Pesan keluarganya pada Gogol, “kamu boleh bergaul dengan siapa saja, tapi menikahlah dengan orang India!”

Nick malah jatuh cinta dengan Maxine (Jacinda Barrett), gadis dari kalangan atas Amerika. Nick diterima baik dikeluarga Maxine namun entahlah dikeluarganya sendiri Nick masih ragu. Dalam suatu kesempatan Nick mengenalkan Maxine dengan Ayah dan Bundanya, karena cintanya pada Nick Maxine berusaha memahami budaya asal Nick yang masih menjunjung tinggi adat ketimuran. “Nanti saat kita bertemu keluargaku, jangan peluk dan cium , ayah ibuku tidak pernah melakukan itu didepan umum.” Nick memperingatkan kekasihnya.

Kehidupan Nick dan cintanya berbalik sejak kematian ayahnya yang mendadak karena serangan jantung.Scene yang sangat mengharukan saat Ashima seorang diri di rumah mendapat kabar kalau suaminya yang tadinya menilpon hanya sakit perut biasa mendapat kabar mengejutkan kalau suaminya sudah berpulang. Ashima berlari kepekarangan rumahnya sendirian dan menangis dan menjerit dengan keras tanpa ada orang yang perduli. Mendengar ayahnya meninggal, Nick kembali ke rumah dimana ia dibesarkan dan pulang ke India untuk menyebarkan abu ayahnya di sungai Gangga. Ia merasa begitu kehilangan sekaligus kehilangan jati dirinya bersamaan dengan berakhirnya kisah cintanya dengan Maxine. Ia merasa menyesal tak pernah dekat dengan keluarganya apalagi dengan budaya dan negara asalnya. Ia pun akhirnya menerima permintaan ibunya untuk menemui Moushumi(Zuleikha Robinson), anak sahabat keluarga mereka yang lama tinggal di Perancis. Walaupun orang India, Nick menemukan persamaan dirinya dengan Moushumi tumbuh di negara barat dengan pemikiran barat juga, keduanya menemukan kecocokan hingga menikah. Namun pernikahan itu tidak berlangsung lama, karena Moushumi berpikir akhirnya perjodohan tidak sesuai dengan pemikirannya dan dia menemukan cintanya lagi pada Pria Perancis. Mereka berpisah dan Nick memahami apa yang diinginkan ayahnya dengan memberikan buku Nikholai Gogol, agar ia melihat dunia tanpa keluar dari akar budaya asalnya. Sebuah Film tentang Gap generasi dan Gap budaya, orang tua dan anak, barat dan timur. Sebuah film yang indah dan bagus menurutku sampai pada credit title sutradara film ini Mira Nair diadaptasi dari Novel berjudul yang sama karangan Jhumpa Lahiri yang bukan sutradara dan Novelist sembarangan dan tentu saja jaminan mutu. Aku beri empat bintang untuk film ini. Filmnya disini mungkin hanya beredar liwat DVD.

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 21, 2012 in movies of my life, Uncategorized

 

Tag: , , , ,

5 responses to “FILM : THE NAMESAKE

  1. kamal

    Juli 21, 2012 at 4:11 pm

    saya juga pernah nonton bebera film mira nair, diantaranya: kamasutra, monsoon wedding, new york i love you. yang namesake ini belum nonton. dan setelah baca tulisan ini jadi pengen cari dvd nya. saya seneng film2 yang bertemakan timur dan barat ini, apalagi yang berasal dari sutradara iran, turki, maroko dan india. disamping senang temanya, penggarapannya umumnya luar biasa, padahal dari cerita yang biasa.

     
    • partnerinvain

      Juli 23, 2012 at 1:53 pm

      betul ada “sesuatu” habis kita menonton filmnya bukan hanya hiburan semata

       
  2. ~Amela~

    Juli 23, 2012 at 3:32 am

    banyak nyanyi2annya gitu ga mbak?

     
    • partnerinvain

      Juli 23, 2012 at 1:51 pm

      malah minim nyanyian dan nari dari pohon ke pohon soalnya si Gogol dan Moushumi kan ngga suka yg kayak gitu😀

       
  3. sakura suri

    Juli 23, 2012 at 12:26 pm

    waaahh, kayaknya pernah lihat judul film ini dehhh…
    gini toh ceritanya…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: