RSS

Semua Ada Masanya

14 Des

Sesuatu yang baru dan lagi “in” memang sudah jadi sifat dasar manusia untuk tidak pernah ketinggalan memuji-muji dan melambungkan sesuatu atau seseorang.

Liat saja tiba-tiba saja ada orang yang tiba-tiba terkenal gara-gara video isengnya di youtube. Ada yang bertahan dan tidak sedikit yang dilupakan.

Begitu pula dengan barang-barang elektronik atau gadget. Aku ingat dulu tidak punya telepon dan hidup baik-baik saja, sejak punya hp hidup jadi aneh banget kalo benda itu ketinggalan, dan Hppun berubah terus dari yang segede pisang trus pake kamera, layar sentuh. Ingat dulu pengen banget punya mesin tik, eh ada PC yang segede gaban, mengetik jadi lebih mudah, mucul lagi laptop, sekarang yang terbaru Ipad dan Tab.

Belum lagi socmed, aku ingat dulu ada masanya paling suka surat-suratan yang pake prangko, terperangah dengan adanya e-mail, memudahkan aku berkirim surat dengan teman-teman asingku dengan murah dan cepat. Muncul friendster, Facebook, Blog, dan sekarang muncul twitter atau google+

Sejak ada Twitter banyak yang nyinyirin blog atau facebook. Padahal dulu mereka juga pernah punya account di FB dan punya Blog dan menganggap FB atau Blog sudah kuno, ketinggalan jaman dan lain-lain.

Aku masih punya account FB, dan tentu saja masih wara-wiri di Blog, walaupun juga punya account twitter. Menurutku semua ada masanya, sesuatu itu ada asalnya ada pendahulunya, seperti kita ada sekarang ini kan karena ada orang tua kita, masa kita melupakan asal-usul kita? Siapa tahu juga twitter beberapa tahun yang akan datang akan dilupakan juga dengan adanya socmed yang baru. Dan pada akhirnya tak ada yang abadi di dunia ini.

Aku ingin menikmati setiap masa-masa itu. Masa-masa dimana aku masih mengetik dengan mesin tik, dengan PC, dengan laptop. Aku masih aktif di FB walaupun tidak terlalu sering update status karena aku masih memerlukannya, banyak keluarga, dan teman-temanku yang tempat tinggalnya jauh di friendlistku, aku berterima kasih dengan facebook yang mempertemukanku lagi dengan teman-teman lamaku. Walaupun pesona twitter begitu berkilau aku masih punya hati dengan “blog” ada sesuatu yang berbeda menulis di blog dibandingakan dengan hanya menulis 140 karakter. Ada keintiman, kehangatan, dan passion dalam menulis blog yang tidak kudapatkan hanya dengan mengupdate kata-kata pendek. Mungkin karena dulu aku suka menulis di diary dan surat. Blog itu seperti gabungan keduanya. Entah sampai kapan aku menulis di blog aku tidak tahu. Aku hanya ingin menikmati masa-masa menulis di blog itu dan ketika suatu masa masa blog itu sudah berakhir aku akan mengenangnya dengan indah.

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 14, 2011 in note of the day, Uncategorized

 

10 responses to “Semua Ada Masanya

  1. bundadontworry

    Desember 15, 2011 at 7:06 am

    sama dong dengan aku ,Ina
    gak tau sampai kapan akan ‘bergaul’ terus dengan blog ,
    karena banyak banget yang bisa aku dapat dari blog,
    salah satunya tentu persahabatan denganmu, InaπŸ™‚
    kalau gak ngeblog , manalah mungkin aku kenal dengan InaπŸ™‚
    salam

     
    • partnerinvain

      Desember 16, 2011 at 6:34 am

      setuju banget Bunda, karena blog juga aku kenal sama Bunda dan tulisan-tulisan Bunda yang bermanfaat dan menyejukkan

       
  2. Evi

    Desember 15, 2011 at 8:44 am

    Tadinya aku suka pada facebook dan Twitter, lalu membengkalaikan blog. Tapi setelah bosan wira-wiri disana aku balik ke blog. Dan sekarang memilih wira-wiri sesama blogger.Gak tahu bertahan sampai kapan, namun saat ini merasakan bertemu dunia yang pas dengan blog. Salam kenal ya MbakπŸ™‚

     
    • partnerinvain

      Desember 16, 2011 at 6:33 am

      sama-sama Evi aku juga merasa cocok dengan blog

       
  3. nh18

    Desember 17, 2011 at 7:31 am

    Talking about Cuihcah … Fishbuk … dan Blog …
    Saya masih tetap ngeblog …

    semua orang bisa nge cuih … semua orang bisa haha hihi di Fishbuk

    tapi …. TIdak semua orang bisa Nge Blog …
    hahahaha

    Salam saya

     
    • nh18

      Desember 17, 2011 at 7:32 am

      cuicah-fisbuk-juga messenger dari talipong bimbit pipih lebar itu …
      membuat orang menjadi … nerd …

      hehehe

       
    • partnerinvain

      Desember 17, 2011 at 12:08 pm

      Hidup ngeblog!πŸ™‚

       
  4. Ceritaeka

    Desember 23, 2011 at 3:31 am

    ^_^ Aku pekicau di twitterπŸ˜€ tapi untunglah masih bisa update blog walaupun kuantitasnya gak sebanyak dulu..

     
    • partnerinvain

      Desember 23, 2011 at 6:49 am

      sama Ka, terlalu sibuk didunia nyata kadang pengen banget ngeblog waktunya ngga ada

       
  5. Indah

    Maret 19, 2012 at 2:06 am

    Setuju bangets ama judul postingan ini “semua ada masanya”, dulu gua juga termasuk yang males bangets beredar di Twitter, hahahaha.. karena tipe pencerita panjang jadi merasa terbelenggu hanya dengan 140 karakter :p

    Tapii.. belakangan malah seringan nge-twit dibanding ngeblog :))

    Btw, kalau kangen ma surat2an jaman dulu, coba dhe ikutan http://www.postcrossing.com di situ bisa tuker2an postcard aslii, bukan e-card, ada sensasi rasa yang beda nerima postcard yang bisa digenggam ma yang sekedar bisa diliat via kompie aja, hahahaπŸ˜€

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: