RSS

Arsip Harian: Mei 24, 2011

DEAR DIARY

,
Malam sudah bernajak naik. Ketika Ina muda bersiap diri keperaduan. Dia memulai menghidupkan radio mungilnya. Lagu First Love Nica Costa mengalun lembut melatar belakangi suara penyiar yang empuk terdengar,

Dear Diary,
Pernahkah kalian bertemu seseorang untuk pertama kali tapi kita merasa pernah berjumpa dengannya entah dimana? dan jatuh cinta? Itulah yang kurasakan hari ini. Saat aku bertemu dengan lelaki bejins hitam dengan atasan kemeja flanel kotak-kotak, saat memandang matanya aku merasa beribu kupu-kupu sedang berdansa diperutku.

Entah kekuatan apa yang memberikanku kekuatan dan keberanian untuk bicara dengannya basa-basi tentang jurusan angkot yang akan kutuju, keyakinanku semakin besar saat dia menjawab pertanyaan-pertanyaanku, hingga tak terasa aku dan dia berbicara sepanjang perjalanan hingga ditempat pemberhentianku, untung aku masih sempat bilang jurusan dan angkatanku. walaupun kami satu kampus kita beda jurusan. Kalau dia memang tertarik denganku dia akan mencariku.

Beberapa hari kemudian, teman-teman kuliahku gempar ada cowok ganteng nyari-nyari aku. Ya Alloh, dia cowok diangkot kemaren! Dengan gaya coolnya ia jalan mendekat, masih dengan baju kebangsaannya jins hitam dan kemeja flanel kotak-kotak. Dia tersenyum. Aku pingsan ditempat saja. Kita nongkrong di kantin kampus ngobrol ngalur ngidul sesuatu yang tidak penting hingga pertanyaannya nyaris membuatku tersedak, “Rumahmu dimana?”

Saat mama bilang ada yang mencariku di ruang tamu, aku deg-degan tak keruan. Kamu memang pandai membuatku deg-degan. Ruang tamu itu jadi saksi cinta kita bersemi. Kehadiranmu merubah duniaku. Penuh warna. Penuh Nuansa. Buat pemilik hatiku malam ini aku merindukanmu. Yang selalu menyayangimu.Peri biru.

P.S : putarin lagu Miss you like crazy Nathalie Cole ya…
Buat yang nyiar terima kasih banyak.
“Sebelum yang liwat yang satu ini, perkenankan saya memutar lagu ini.” Suara Nathalie Cole yang merdu terdengar. Pipiku bersemu-semu merah. Senang sekali suratku dibacakan penyiar radio yang membawakan acara “Dear Diary”. Acara dimana si penyiar membacakan surat-surat penggemar acara “Dear Diary” yang bercerita tentang kisah cinta mereka. Kedengarannya lebay dan norak, ditambah dengan musik mellow dan gaya membaca si penyiar yang mendayu-dayu. Namun ternyata penggemar acara ini lumayan banyak mendengar keluh kesah si penyiar yang menyesal tidak bisa membacakan semua kisah cinta yang sudah masuk karena terlalu banyak, kadang karena terlalu banyaknya dipilih cerita yang terbaik dan paling romantis saja.

Saat ceritaku dibacakan rasanya bagaimana gitu senangnya,padahal aku belum berani mencantumkan nama asliku saja hanya nama samaran saja. Harapannya si dia yang ada didalam cerita itu juga turut mendengar. Walau tidak semua cowok suka cerita beginian. Pernah ada temanku yang ceritanya didengar si pacar habis itu malah putus, karena cowoknya terlanjur malu, apalagi dicerita itu si cowok diceritakan kalau cowok itu tergila-gila sama ceweknya 🙂

Cerita cinta dibacakan saja senengnya luar biasa, apalagi kalau “si dia” juga membalas dengan mengirimkan cerita cintanya di dear diary, apalagi dengan embel-embel khusus for my beloved peri biru, duh bakalan loncat-loncat sambil ngesot deh.

Buat yang lagi jomblo mendengarkan “Dear Diary” sebagai hiburan dan penyembuh luka, siapa tahu diantara surat cinta dibacakan ada surat dari cowok-cowok yang PDKT tapi malu bicara langsung, acara “Dear Diary” ini ampuh banget buat cowok-cewek yang mau nembak tapi masih malu-malu. Tapi bagi yang sudah jadian sebagai sosial media pamer perasaan dan kemesraan (maklum dulu ngga ada facebook ama twitter, hp aja belon ada :D)

Acara “Dear Diary” acara favoritku di radio sepanjang masa, dan selalu jadi kenangan indah masa mudaku dulu. Rasanya malam belum lengkap tanpa mendengar cerita-cerita cinta yang indah dan lagu-lagu cinta yang menghantarkanku ke alam mimpi.

Bagaimana rekan blogger, ditempat kalian dulu ada acara beginian juga di radio? by the way, sekarang acara beginian masih exist ngga ya di radio?

 
13 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 24, 2011 inci jadul, Uncategorized

 

Tag: , , ,