RSS

Arsip Harian: Mei 8, 2011

KENANGAN TERINDAH


Apa sih yang kalian ingat dari masa kecil kalian? Yang paling kuingat dari masa kecilku adalah masa-masa bermain. Permainan apa saja yang biasa kalian mainkan diwaktu kecil? Beberapa diantaranya terekam kuat dalam ingatanku dan menjadi kenangan indah dalam hidupku.

1. Mandi Hujan
Saat hujan turun dengan lebatnya. Aku dan teman-teman berlarian di jalanan, bersorak-sorak gembira. Merasakan titik-titik hujan membasahi tubuh kecil kami, kadang kami bernyanyi dan menari atau sekedar tertawa-tawa gembira. bergulingan ditanah berlumpur saling menyipratkan lumpur ke muka kawan dan terbahak, hingga menggigil dipancuran rumah tetangga tak berenti sampai ibu-ibu kami memanggil pulang dan siap-siap kena jewer 🙂 tapi tetap saja punya akal untuk kabur hanya sekedar menikmati betapa nikmatnya mandi hujan. Tahu tidak paling perih rasanya melihat anak-anak lain bersuka ria mandi hujan sementara aku hanya menatap pilu dibalik jendela dengan berderai air mata.

2. Mandi di Sungai
Awal-awalnya belum bisa berenang aku tidak berani main jauh-jauh ke dalam air. Diam-diam tanteku yang gemes melihat kemampuan berenangku tidak pernah naik tingkat melemparku ke tengah sungai. ternyata manusia itu emang dibekali Tuhan untuk survive, dengan kemampuan seadanya aku mengerahkan semua kekuatan yang tersisa menggerak-gerakkan tangan dan kakiku, timbul tenggelam rasanya tak sampai-sampai, saat aku berhasil mencapai tepi sungai semua temanku bersorak sorai…beuh…rasanya seperti memenangkan olimpiade 🙂 sejak saat itu mandi di sungai ritual paling kugemari. Ngga perduli kulit jadi hitam legam, rambut kutuan, belum lagi gangguan “pisang goreng terapung”, pokoknya nyebuuuuuuur. Ohya, ngomong-ngomong tentang “pisang goreng terapung”, waktu kecil dulu suka main salah seorang dari kami menyelam dengan sebatang enceng gondok dikakinya, lantas menyelam dikedalaman berapa dilepasnya enceng gondok dari kakinya, kami yang diatas menunggu hingga batang enceng gondok itu timbul berenang memperebutkannya, siapa yang dapat dia menang. Eh, temanku saking kebeletnya menang, melihat ada yang timbul ngga dicek dulu warnanya kuning atau hijau main nyebur aja rebutan, eh pas udah ditangan…kenapa enceng gondoknya bau…mana lembek-lembek gimana…ya jelas wong dia megang “pisang goreng terapung” hasil buangan jamban di hulu sungai….he..he…

3. Main sama cowok
Main sama cewek biasa, masak-masakan, mainan boneka, dandan-dandanan. Tapi main sama cowok itu berkesan sekali, tahu ajakan cowok mainannya yang rada kasar-kasar gitu, main lempar bola kasti, mereka ngelemparnya ngga tahu cewek atau cowok…Bokkkk! kena punggung! Bokkk kena kepala! tapi dasar ngeyel kalo bisa balas wah seneng banget, apalagi sampai bikin cowok nangis 😀 eh pas dilaporin sama kakaknya yang badannya gede dan sudah SMP pucet deh….ngumpet dibawah kasur. Main kelereng, lempar gambar, main kartu. Perang-perangan, Ih! paling sebel kalo anak-anak cowok udah bilang, “Anak cewek ngga boleh ikut!”

4. Main hantu-hantuan
Kumpul salah satu kamar atau rumah teman kami yang orang tuanya tidak ada biasanya malam hari. Dulu rumahku di komplek perumahan jarak rumah kita deket, kadang kalau ada orang tua teman yang mau pergi sebentar teman-teman yang rumahnya deket nemenin. lampu dimatikan kita semua sembunyi ada salah seorang teman kami yang jago banget niru gaya Oma Susana di film Sundal Bolong persis dengan rambut panjang ketutup muka dan ketawa mengikiknya, bajunya dipakein daster punya mamanya temanku yang gede sampai mata kaki. Kita dikejar-kejar sama tuh hantu menjerit-jerit ketakutan semakin seram semakin seru.pernah saat kami asyik-asyikknya dikejar-kejar hantu di dalam gelap, pintu ada yang ngetuk, mana ngga bersuara lagi, diluar gerimis pula. Semua pada meringkuk ketakutan hantunyapun ikutan-ikutan nyungsep ketengah-tengah kami, ternyata yang ngetuk pintu itu Bapaknya temanku yang sedari tadi nyari-nyari anaknya yang belum makan malam.Lega deh.Kalo diingat-ingat malam itu horor banget!

5.Jadi pengantin
waktu kecil suka main jadi pengantin bo’ong-bo’ongan gitu. Biasanya yang mau jadi penganti cowoknya, anak-anak yang masih kecil saja yang sudah gedean udah malu. Jadilah pengantinnya jomplang gitu, yang wanitanya tinggi besar mempelai laki-lakinya mungil dan culun banget. Bajunya suka kegedean harus dipakein penjepit, yang cowoknya karena jasnya aja tanpa celana alhasil yang laki-lakinya pake jas sama celana pendek saja 🙂 karena kaos tangannya yg ada cuma pengantin cewek, pengantin cowoknya sarung tangannya kaos kaki putih, tapi semua senang, pengantinnya apalagi.

6. Bikin sandiwara radio, majalah dan perpustakaan
Bermodal tape recorder dan kaset kosong kami bikin sandiwara radio. Dulu kan lagi booming kaset dongeng anak-anak, seperti Timun Mas, Cinderella. Aku dan teman-teman juga bikin, ceritanya ya kisah dongeng karangan sendiri, temanku ada yang jago suara nenek-nenek, ada juga jago suara cantik, suara cantik itu mendengar suaranya seperti melihat wanita cantik itu loh! Suara Bapak-Bapak, aku sih kena suara latar saja….:)trus kami juga bikin majalah sendiri dari kertas HVS ditempel photo-photo, komik yang kami gambar sendiri, ada cerpennya, ada cerita lucu hingga zodiaknya pula, yang baca ya kita sendiri, majalahnya cuma satu bacanya harus bergiliran. Waktu berikutnya kami latah bikin perpustakaan, buku-buku yang kami punya dikumpulin terus kita buka perpustakaan kecil, lumayan banyak pengunjungnya sampai dari uang sewa kita bisa beli buku baru, tapi lama-lama buku-buku kepunyaan kami banyak yang tidak kembali, lama-lama perpustakaan dadakan itu tutup sendiri.

6. Nonton Video Bareng
Yang terakhir ini agak canggihan dikit zaman dulu ngga ada play station, ada sih tapi yg mungil pake batere itu, gamenya juga satu dan harganya mahaaaaal. Nah, ngomong-ngomong soal video, video dulu bentuknya kotak kayak PC komputer kasetnya juga kayak buku video betamax kita biasanya bilangnya. Harganya juga mahal orang-orang kaya saja yang biasanya punya video. Di komplek rumahku ada tetanggaku yang punya video waktu aku kecil, setiap malam minggu keluarga ini biasanya menggelar nonton bareng, TV dan video ditaruh diberanda dihalaman dikasih bangku-bangku gitu buat penonton, jam 8an film anak-anak gitu voltus 5, Lion Man, Candy-Candy, ibu-ibunya masak bubur kacang, maleman dikit giliran Bapak-Bapak dan ibu-ibunya nonton film kungfu berseri itu, kadang kalau ngga ngantuk aku masih ikutan nonton, maleman lagi baru film James Bond..:D
Itu saat yang tak terlupakan bagiku, disitu kerasa banget keakraban kami warga sekomplek, terlihat dari tawa canda Bapak-Bapak dan Ibu-bunyanya dan betapa ributnya kami anak-anak bisa menonton film animasi dan superhero yang lagi in saat itu. Pas hari senin dengan bangganya aku bercerita aku sudah nonton Candy-Candy padahal nontonnya nebeng TV tetangga. 🙂

Ah, momen-momen itu seperti lagunya Christian bautista di iklan pengganti gula itu. The sweetest moment I’ve ever had. Aku akan selalu mengingatnya. Bagaimana dengan rekan blogger sekalian, bagaimana kenangan terindah kalian diwaktu kecil dulu?

 
21 Komentar

Ditulis oleh pada Mei 8, 2011 inci my life, Uncategorized

 

Tag: , , ,