RSS

One moment in Time

31 Des

Menang tapi tak juara, begitulah adanya. Kita menang 2-0 dari Timnas Malaysia ,tapi kita tak Juara. Irfan dkk menangis kita semua menangis. Satu bulan yang menakjubkan. Ada tawa bahagia, kegembiraan, juga tangis dan kesedihan. Kita tahu bagaimana kalian berusaha dilapangan berdarah-darah, kalau perlu mati dilapangan. Kita tahu juga keajaiban sesuatu yang hil mustahal apalagi saat Safee kembali melesakkan bola ke gawang Markus. Nyesek memang. Walau begitu Nasuha yang selalu konsisten dengan kespartananannya sejak babak awal hingga diujung peluit menyamakan kedudukan. Disusul lagi tendangan Riduan yg ditanduk pemain Malysia membuat kita unggul 2-1 dari Malaysia. Kita bersorak sekaligus nelangsa. Takdir telah berbicara. Hidup terus berjalan kawan , kemenangan dan kekalahan datang silih berganti. Matahari 2011 sebentar lagi akan bersinar, masih akan ada kompetisi yang akan kita hadapi, masih banyak throphy yang harus kita rebut. Ini sebuah awal. Awal baru untuk persepakbolaan Indonesia. Aku percaya lain waktu kita juara.

Tidak Juara tapi kita Menang. Mengapa? one moment in time diujung tahun, di satu malam….di satu malam, seluruh rakyat Indonesia bersatu. Beribu-ribu orang memerahkan gelora Bung Karno dan lebih dari 200 juta Rakyat Indonesia lainnya menyaksikan liwat layer tancep, televisi, hingga mereka yang memiliki keterbatasan penglihatanpun tak ingin ketinggalan mendengarkan liwat radio siaran langsung Final Indonesia Malysia. Miskin kaya, Pejabat rakyat jelata, selebritis hingga pengemis. Melebur jadi satu. Berdo’a bersama-sama, bersorak bersama, tegang bersama-sama, menangis bersama-sama. Betapa Indahnya malam itu. Hatiku bergetar mataku panas. Aku bangga Indonesia. Negara yang berbeda suku bahasa agama bersatu. Terimakasih Tim Nas, Terima kasih Firman Utina dan kawan-kawan, kalian memang tidak juara tapi kalian telah memenangkan hati lebih dari 200 juta rakyat Indonesia. What an amazing moment!

 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 31, 2010 in footballmaniac

 

Tag: , ,

6 responses to “One moment in Time

  1. Agung Rangga

    Desember 31, 2010 at 3:13 am

    Semangat terus untuk Timnas Indonesia…πŸ˜€

    http://popnote.wordpress.com

     
  2. ais ariani

    Desember 31, 2010 at 6:28 pm

    setuju,
    what an amazing moment!
    dimana para penggila liga inggris yang sering mencemooh sepakbola luar negri pun ikut menyaksikan!

     
    • partnerinvain

      Januari 1, 2011 at 6:34 am

      he…he…betul, sejenak bisa melupakan Arsenal…btw…kostumnya sama ya merah….putih…kenapa kita kemarin ngga nyeludupin pemain Arsenal ke Timnas ya pas main di bukit Jalil?

       
      • ais ariani

        Januari 2, 2011 at 6:44 pm

        karena : pas maen di sana seragam Garuda kan kagak merah putih..πŸ˜€

         
  3. ario saja

    Januari 2, 2011 at 9:28 am

    kami memang tidak menang, tapi kami tidak curang

     
  4. nDaru

    Januari 4, 2011 at 4:32 am

    besok belon kiamat kawan…masih ada waktu panjang untuk membalas keculasan ini

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: