RSS

UJI EMPATI

11 Nov

Pernah nonton Primitive Runaway di TransTV? acara yang kreatif dan sangat Indonesia. Reality show yang satu ini sungguh menghibur sekaligus memberi kita pelajaran. Bayangkan artis berdarma wisata ke luar negeri dengan akomodasi yang wah sudah biasa, ini artis diajak homestay ke pedalaman Indonesia, tinggal  dan merasakan hidup ditengah-tengah orang pedalaman.Pake baju ala mereka, mencoba makanan mereka, tinggal di rumah mereka dan mencoba berbagai kegiatan yang mereka lakukan sehari-hari seperti berladang, menangkap ikan, berburu dengan alat yang sangat-sangat tradisional. Mengingatkan aku zaman-zamannya kuliah dulu waktu masih suka masuk keluar hutan..he..he…seru, asyik. Dari sini kita dapat memahami Kalau orang-orang suku pedalaman itu pikirannya sederhana, ngga ribet kayak orang kota, ditengah keterbatasan dan pola pikir mereka yang sangat primitif mengandung kekayaan budaya dan filosofi yang tinggi. Pikiran mereka belum terkotori hedonisme dan moderenisme yg telah membutakan matahati manusia-manusia kota.

Selain Primitive Runaway acara reality show yang aku suka lainnya Jika aku menjadi,  acara yang tayang setiap hari mengajak mahasiswa-mahasiswi untuk merasakan bagaimana rasanya hidup ditengah-tengah keluarga yang bisa dibilang sangat-sangat kekuarangan. Merasakan bagaimana rasanya bekerja keras mencari pasir disungai, membuat batako, membuat terasi, membuat keranjang rotan dengan upah yang sangat minim.tinggal digubuk reot dan merasakan makan hanya berlauk garam. Sebuah pelajaran empati pada orang-orang yang selama ini terpinggirkan.

Aku jadi mikir gimana ya jika calon anggota DPR atau pejabat yang akan dipilih diuji empatinya dulu sebelum dipilih mengikuti dua acara ini. Bila masih bertahan setelah satu minggu baru kita pilih tapi kalau ngga jangan dicoblos, biar empatinya teruji jadi kalo ada musibah dan negeri ini sedang prihatin mereka ngga  studi banding keluar negeri.

 
10 Komentar

Ditulis oleh pada November 11, 2010 in think tank, Uncategorized

 

10 responses to “UJI EMPATI

  1. Indah

    November 11, 2010 at 8:24 am

    Belon pernah nonton yang “Primitive Runaway” tapi pernah baca ulasannya di salah satu tabloid and sepertinya emang menarik, mana pernah dibilang kadang penduduk setempatnya itu cuek2 amat and susah diajak kerjasama, ahahaha😀

    Kapan sih waktu tayangnya?

     
  2. arman

    November 11, 2010 at 9:53 pm

    baru tau ada acara begini… lucu juga ya…
    model kayak dulu reality show nya si paris hilton ama nichole richie ya… hehe

     
    • partnerinvain

      November 12, 2010 at 11:28 am

      Lucu banget Man, kalo ala Paris ama Nicole masih mendingan…yang ini emang bikin shock culture deh…he..he…

       
  3. ais ariani

    November 12, 2010 at 4:53 pm

    iyaahhh biar mereka study banding nya sama warga desa ajah tuh.. untuk lebih menghargai dan mensyukuri apa yang ada😀

     
  4. orange float

    November 17, 2010 at 4:17 am

    iya tuh saya juga suka banget acara primitive runaway, seru lucu dan menyimpan banyak pelajaran. bahkan pernah waktu itu salah satu suku di pulau Belitung mereka tinggal di laut dan biasa makan nasi 2 / 3 bulan sekali. nah kita yang sehari-hari makannya nasi malah suka buang nasi

     
  5. darkmouzy

    November 18, 2010 at 8:40 am

    yups…keduanya benar2 acara menarik….
    apalagi ide ina tenatng yang disuruh itu anggota2 DPR yang “gathel” banget itu..
    hemm…bakal heboh tu ratingnya…hehehe
    ama dampak sosialnya juga..hehe

     
  6. ary amhir

    November 26, 2010 at 11:41 am

    kearifan lokal.. itu yg buat manusia pedalaman bertahan hidup. dan mereka tak merasa miskin, apalagi menderita😀

     
  7. ndaru

    Desember 2, 2010 at 6:20 am

    gimana kalok mereka disuruh ikutan petualangan panji aja?

     
    • partnerinvain

      Desember 2, 2010 at 7:29 am

      ide yg bagus…nangkapen ular-ular gitu…he…he…

       
  8. nh18

    Desember 3, 2010 at 2:22 pm

    Terlepas dari upaya hiperbolisasi dari tontonan-tontonan tersebut diatas …
    memang tayangan yang Ina sebut patut di acungi jempol …

    Kita jadi tau adat istiadat dari masyarakat suku tertentu …
    Kalau saja kadar “dramatisasi” bisa sedikit dikurangi ,,, mungkin tontonan itu akan sangat indah adanya …
    natural … tanpa rekayasa berlebihan

    salam saya Ina

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: