RSS

Mengenangmu Piala Dunia

13 Jul

Piala dunia udah berakhir ngga ada lagi judul bergadang, dengungan vuvujela, joget waka-waka.  Daripada mikir 4 tahun yang akan datang piala dunia 2014 di Brazil (kalo ngga jadi kiamat 2012), belum tentu juga aku masih hidup dan bisa nonton lagi piala dunia mending flashback piala dunia zaman-zamannya aku masih Abege, ngga jauh-jauh amat kok barusan gini aku jadi ABG😉. Dengan soundtrack lagu Ole-ole Ricky Martin, cerita dimulai….

Bermula dari bongkar-bongkar diari dilemari zamannya dulu ngga ada blog, aku biasa  nulis di diary eh nemu di era 90-an, aku tulis di diary bunyinya kayak gini nih…viva…viva Forza Italiano, aku menandak-nandak histeris, fiuh yahut betul gayaku bak tifosi gila dari Italia, mama geleng-geleng kepala, papa ngomel-ngomel, abisnya aku lagi terhipnotis gol Roberto baggio ke gawang cekoslovakia. fantastis!

Begitu indah sepakbola Ole…ole…viva…viva…ntah siapa yang dibela hatiku ragu dan sedikit cemas walau mata melek sampai subuh aku puas menyaksikan pertandingan Inggris vs Kamerun, seru, indah, memikat. Si Gazza amat brillian, ini malam juga si Gary Lineker yang keceberat lagi kesetanan bikin jantung deg-degan…nyaksiin serangan maut Kamerun. Luck berada di Inggris, si cepak Lineker membiarkan dirinya jatuh bangun di daerah pinalti digempur habis-habisan sama singa-singa lapar akhirnya dua gol tercipta oleh kakinya di titik pinalti, 2-3 untuk Inggris..Bravo! I don’t believe it! Inggris emang paling jago bikin orang jantungan, kemaren waktu lawan Belgia umpan lambung gazza emang cihuy banget, David Platt nyamber dengan tendangan volynya gol! cantik banget! Aku gila bola ternyata, ngga ada larangankan cewek suka bola? ntar si kumis sama si Poni (Klinsman) trus Matheus pada hebat, Inggris kayaknya ngga bakalan menang.

Subuh dini hari aku bela-belain nonton pertandingan Italia vs Argentina si culun Baggio bikin aku dan adikku jejeritan gemes sayang seribu sayang si putra angin menyamakan keduduka 1-1 dan Argentina memenangkan pertandingan liwat adu pinalti. Donadoni dan serena gagal ngegolin gawang Argentina, tragis menyakitkan! kasian Baggio, Baggioku malang Baggioku sayang, cita-cita jadi juara dunia tinggal mimpi. wih aku pengen nangis. Nasib mengerikan juga dialami Inggris faveku harus ngaku kalah adu pinalti sama si Jerman jelek itu.

Pada babak kedua terjadi gol untuk jerman namun si kece Gary Lineker membuat gol spektakuler yang indah, makin keren aja dia padahal do’i harus ngelewatin dua pemain belakang Jerman, si gazza ngga kalah cemerlang umpan lambung serta tembakan langsungnya sempat bikin geger gawang jerman Bravo Gazza! sayang kecermerlangan serta kehebatan mereka kalah oleh adu pinalti sialan..aku ngga puas, sungguh! sebagai seorang tifosi merangkap jadi holigans aku anti kemenangan ditentukan pake adu pinalti..oh Baggioku malang, Linekerku terjengkang, Gazzaku terbungkam…yah ngga dapet hadiah spesial dong di hari ultahku…he…he…Yah tiap kali event olahraga akbar hingga pemilu bertepatan dengan Ultah aku, Dulu Final Piala dunia (biasanya ygkudukung kalah…he…he…), pembukaan Olimpiade Barcelona, barusan pemilu pemilihan presiden.

Ternyata dulu aku itu pendukung Inggris sama Italia…huahaha…dan paling sebel sama Jerman! Lucunya dulu yang juara dunia malah Jerman! Halah! dulu juga aku pendukung Spanyol waktu masih diperkuat sama Raul Gonzales Blanco (duh, dari namanya udah ketahuan deh dari mana asalanya, sampai-sampai posternya yang dia pake jas baru datang ke piala dunia kupejeng di kamarku…hmm yummy!) Alasanku dulu mendukung Spanyol rada ngga jelas yaa…karena si Raul ini dan dulu…dulu…Spanyol itu termasuk tim underdog dan suka angin-anginan menang syukur kalah biasa…nah aku tuh paling demen dukung tim underdog ada kepuasan tersendiri kalo tim yang dipandang sebelah mata bisa menang…he…he…dulu juga aku penggemar grup balkan dan skandinavia mereka itukan para “Black horses” he…he…kalo lawan mereka ini pasti alot!

Yah begitulah seperti angin dukung mendukung ini bisa berubah setiap kali piala dunia berlangsung, namun aku salah seorang pengagum The profesor, Zinedine Zidane, wah TOP BEGETE deh, apalagi 1998 itu Perancis memang luarbiasa, aku ingat banget tuh finalnya yang bikin jantungan itu. Belum lagi lagu piala dunianya kan OLE…OLE yang dibawain Ricky Martin itu menurutku lagu paling pas buat Piala dunia.  Zidane…dia memang pantas disejajarkan legenda sepak bola kayak Maradonna,  Van Basten, Pele, Platini. Matterazi….No way!

Kalo dari segi fashion rambut buntut Baggio emang juaranya deh, trus lanjut gondrong mania ala Batistuta, demam anting, gundul nyisain seuprit dijidat ala ronaldo atau gimbal pirang, rambut mohawk, tangan berbulu ala Raul (yg ini mah udah dari lahir)barusan yang lagi ngehips…pada tattoan…he…he…Yang beginian ngga usah ditiru yaa adek…adek…

Julukan-julukan tim dari yang sexy kayak tim samba, tango hingga yang gahar Super Eagle, Taeguk Warior, Blue Samurai, Der panzer, yg ngga kreatif tuh si biru, si merah, si hijau, si oranye (emang sih warna benderanya, tapi kok ngga sangar gitu) untung ngga ada yang pink…helloooo…kaloTim Indonesia masuk piala dunia bisa disebut Laskar Garuda! Wuih kereeeen kayaknya, tapi kapaaaan?

Hik! setiap kali ingat piala dunia ingat cerita-ceritanya yang suka aku torehkan di diari-diariku dan teringat jadwal pertandingan yang suka aku tempel di dinding biar ngga kelewat nontonnya kadang kalo kalah suka kucoret-coret dan ditulisin sumpah serapah…he…he…Ingat semua kenangannya, kenanganku dengan Ayahku, biasanya habis nonton live match aku suka ngobrol sama dia, sekarang ngobrol sama tembok atau ngeblog. Dad, diatas sana bisa nonton bola ngga yaa…I miss that moment, I miss you, Dad.

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 13, 2010 in note of the day, Uncategorized

 

Tag: ,

4 responses to “Mengenangmu Piala Dunia

  1. nDaru

    Juli 16, 2010 at 12:27 am

    Wah…PD 90 sebrangan berarti kita, pas tendangan penalti Roberto Donadoni sama Aldo Serena dimentahkan sama Sergio Goycoechea saya sorak-sorak bergembiraaaa. Ada 2 Striker ganas yang saya favoritkan, Claudio Caniggia dan Jurgen Klinsmann, meski Caniggia ndak mbikin banyak goal, tapi tendangan2nya mbikin gigrig kiper lawan. Seperti Batistuta di 1994. Piala Dunia 2010 ini saya ndak nemu striker yang galak seperti mereka, sekarang tipe2nya maen halus dan nunggu bola dekat ke gawang. Tipe2 seperti Higuain, Mueller, mereka memang bagus sih, tapi ndak galak kek Van Basten ato Bierhoff. Forlan OK sih…tapi mmmmm…………:p

     
    • partnerinvain

      Juli 16, 2010 at 12:26 pm

      Aku baru ingat kalo ngga salah si putra angin itu Claudia Caniggia. Aku suka Bierhoff orangnya kalem dan selalu rapi (seragamnya selalu dimasukin) dan rambutnya itu loh selalu tersisir rapi dari awal pertandingan sampai akhir tetep rapi jali tapi kalo urusan robek-merobek gawang lawan emang jago.

       
  2. fanny

    Juli 16, 2010 at 4:02 am

    dulu aku juga suka sama Italia..sayang mereka tersingkir ya. hiks..

     
  3. diana

    Juli 16, 2010 at 5:45 am

    sama donk dulu ku suka bgt ma itali

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: