RSS

Arsip Bulanan: Februari 2010

ZONA BERBAHAYA JATUH CINTA

Jatuh cinta memang Luar biasa kadang bisa membolak-balik dunia. Apapun yang terlihat sempurna dan indah. Ngga ada cacatnya. Ngga ada buruknya. Lantas kenapa teman-teman bisik-bisik terus tentang hubungan ini, bahkan yang paling buruk ortu mulai menunjukkan otoritasnnya, “Putusin dia kalo tidak kukutuk kamu jadi batu.” …hmmm agak-agak Siti Nurbaya getho…lanjut! Yang kita lihat kalo lagi jatuh cinta ya kita sendiri dan semua yang bagus-bagus ada di diri si dia (menurut perasaan kita) namun tanpa kita ketahui orang disekitar kita udah dapat sinyal-sinyal buruk kalo kita mulai memsuki zona berbahaya, yaitu mencintai orang yang salah. Akibat dari salah mencintai ini dari yang paling ringan, patah hati hingga yang paling parah masuk rumah sakit,masuk penjara, hilang ingatan atau bye-bye wae dengan dunia…hiii…

Please, tangkap tanda-tanda bahaya kalo kita jatuh cinta dengan

1. Pencandu narkoba, pecandu alkohol, pemangsa sex

2. Cowok yang suka melecehkan secara oral maupun fisik apalagi kedua-duanya

3. Cowok punya orang lain apalagi yang sudah menikah

4. Playboy

5. Selebritis, mungkin sih iya, berharap banyak jangan

6. Orang mati. Kita ngga bisa memaku diri kita dengan masa lalu, kalau dia sudah di surga hidup kita harus terus berlanjut dong.

7. jatuh cinta dengan anak kecil atau kebalikannya dengan Bapak-Bapak, lebih parah lagi dengan kakek-kakek.

8. Jatuh cinta dengan saudara laki-lakimu sendiri atau dengan ayahmu sendiri

9. jatuh cinta dengan uang

10. jatuh cinta dengan banyak cowok sekaligus.

11. Jatuh cinta dengan diri sendiri.

Hati-hati kalau kamu jatuh cinta dengan salah satu dari no 1 sampai 10. Sebaiknya sadar sekarang daripada terlambat!

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 21, 2010 inci think tank, tips tops, Uncategorized

 

Tag: , ,

Ada atau Tidak ada internet kejahatan tetap ada

Apakah sebelum ada internet  penipuan tidak ada?

Apakah sebelumada internet perkosaan tidak ada?

Apakah sebelum ada internet penculikan tidak ada?

Apakah sebelum ada internet prostutitusi tidak ada?

Apakah sebelum ada internet pornografi tidak ada?

Bukan alatnya tapi orangnya

Semua tergantung niat

Sebuah alat ditangan orang yang baik, maka baiklah ia

Sebuah alat ditangan orang yang jahat, maka jahatlah ia

<script src=”http://kumpulblogger.com/dam.php?b=99018&#8243; type=”text/javascript”>
</script>

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 15, 2010 inci Uncategorized

 

PUAS INTERNETAN DENGAN MOBI ATAU SOBAT UNLIMITED

Tiada hari tanpa Online? Suka sebel sama tagihan yang overbudget? atau pengen puas internetan di rumah tanpa batas, kenapa tidak mencoba MOBI atau SOBAT Unlimited. Cuma bermodal modem wireless CDMA, beli kartu Mobi atau Sobat Unlimited dari FREN cukup 50 ribu sebulan!!! Catat Unlimited…artinya mau online atau ngga tetep 50 ribu, mau online 24 jam satu bulan penuh, yaa tetap 50 ribu. Paket Mobi dan Sobat memang muraaah banget, trus semuanya lancar-lancar saja tuh, tidak ada tat tit tut putus nyambung, kecepatannya cukuplah, kalo download photo-photo bisa, yang ngga bisa mungkin download video. Asyiknya lagi buat kartu sobat perdana seharga RP.100 ribu bisa untuk tiga bulan, yang nilainya 50 ribu tiap bulannya plus bonus Rp.50 ribu, bisa buat nilpon lagi. Untuk Voucher isi ulangnya tinggal beli Voucher Fren atau Happy senilai Rp.50 ribu trus registrasi…lanjut lagi onlinenya. Gampang, mudah, dan tentu saja hemat! Memang iklan mereka tak segembor dan seheboh vendor lain, tapi so far aku sudah cinta mati dengan mobi dan sobat unlimited, rasanya tak bisa ke lain hati. Nah, tunggu apalagi…buruan cari kartu Mobi atau Sobat yaa…Suer aku sama sekali ngga dibayar bikin artikel ini! Artikel ini sebagai tanda kepuasanku atas pelayanan Mobi dan Sobat. Terima kasih yaa…aku bisa online teruuuuus sampai puas!

// <![CDATA[src=”http://kumpulblogger.com/dam.php?b=99018&#8243; type=”text/javascript”>]]>
</script>
<img src=”http://www.kutukutubuku.com/kumpulblogger/kumpulbloggerad.jpg”>
Masukkan Code ini K1-E25E74-A
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 7, 2010 inci think tank

 

Tag: , ,