RSS

KEBIASAAN ABAH

23 Des

Dia lelaki pertama yang kukenal didunia, yang kucinta selamanya, Abah. Setiap gerak-gerik, tingkah laku dan kebiasaanmu kurekam dengan baik, dikepalaku, dibenakku, dihatiku.

Dia memulai pagi dengan membaca koran pagi dan secangkir teh hangat, kadang kalau Dia ingin dia buat nasi goreng Jendral, yang memang rasanya Jendral menurutku. Entah berapa pagi yang kita habiskan dengan hanya mengobrol. Aku sangat suka momen itu. Kadang diselingi gelak tawa. Aku ingat pandangan mata Abah saat aku mengenakan baju seragam SMAku, pandangan seolah tak percaya anak gadis kecilnya telah beranjak remaja. Bagi dirinya aku tetaplah gadis kecilnya.

Setiap kali Abah mau berangkat kerja, aku selalu memperhatikan dia. Baju dan celananya yang tersetrika rapi waktu aku kecil dulu celananya dikasih kanji dan disetrika pakai strika besi dengan pemanas arang, baju putihnya dibilas dengan blau hingga berwarna kebiruan. Setiap memasang kaos kakinya ditengah-tengah kaos kaki yang telah dipasang dibetis dikasih karet gelang dilipat dengan rapi biar kaos kaki tidak melorot, sepatunya selalu licin bersemir, sapu tangan di saku depan,dompet disaku belakang tak lupa disisipkan sisir kecil. Tiap kali dia turun dari motor dan jambulnya berantakan tangannya langsung reflek menarik sisir kecilnya dengan gerakan khas, liwat bantuan kaca spion jambulnya yang ala Elvis kembali in.

Abah pembawaannya pendiam, kalau kumpul keluarga yang lain pada bicara dia mendengarkan dan tertawa dengan setia setiap kali ada bercandaan yang lucu, saat yang lain masih exist ngobrol dia ketiduran dipojokan. Abah juga jarang marah, kalaupun marah dia mendumel pada dirinya sendiri itupun karena dia melakukan kesalahan, atau dia ingin mengerjakan semuanya tapi ia tidak punya cukup waktu, atau ia ingin menyenangkan anak dan istrinya tapi ada sesuatu hal yang membuatnya tidak bisa melakukan itu.

Menjelang senja, dia mengenakan baju koko dan sarungnya dan siap ke mushola terdekat, sebelum pergi aku suka mencium tangannya yang bau sabun lifebuoy. Dulu waktu masih kecil kita selalu sholat Maghrib bersama.

Ketika malam tiba Abah orang yang terakhir tidur. Dia selalu memeriksa semua pintu dan jendela dan kompor. Selama dia ada aku selalu merasa aman dan nyaman. Abah akan menjaga kami, tiga wanitadi rumah itu.Dia menemani aku mengerjakan tugas-tugas sekolah dan kuliah kadang hanya menemani aku menonton film atau menonton bola.

Bah, saat-saat kau berada ditengah-tengah kami adalah saat-saat yang mengesankan setiap menitnya aku bersyukur menjadi anakmu.

Abah kau tak terganti

 

Tentang partnerinvain

dream catcher, movie goer, music addict. partner in pain, partner in fun
4 Comments

Posted by pada Desember 23, 2011 in my life, Uncategorized

 

Kaitkata: ,

4 Responses to KEBIASAAN ABAH

  1. hajarabis

    Desember 23, 2011 at 8:06 am

    nice :)
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

     
  2. rianaadzkya

    Desember 23, 2011 at 4:10 pm

    Ayah is my hero… :*

     
  3. arRa II

    Februari 6, 2012 at 7:36 am

    Nice post..Postingan ini telah mampu membuat rasa rindu saya yang sangat ma abah :)

     
    • partnerinvain

      Februari 6, 2012 at 11:41 am

      thank you, kamu pasti punya Abah yang spesial juga

       

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.